MENGENALI PELANGGARAN
YANG DILAKUKAN OLEH KARYAWAN
Oleh Mohamad Wahyudin, SH
Perubahan lingkungan yang begitu
cepat menuntut organisasi untuk mengambil langkah strategis agar organisasi
dapat terus berkembang dengan baik sesuai dengan perubahan yang terjadi. Perubahan untuk menjadi lebih baik, tidak
akan terlepas dari sejumlah tantangan yang akan terus menghadang, apalagi di
era yang penuh dengan persaingan dan ketidakpastian. Berdasarkan konsep
persaingan berbasis waktu maka siapa yang cepat dia yang menang, baik lebih
cepat dalam menawarkan produk baru dari pesaingnya (fast to market)
maupun kecepatan merespon permintaan pelanggan terhadap produk yang telah ada
(fast to product). Oleh karena itu organisasi yang ingin terus berkembang
harus merespon dengan cepat tantangan-tantangan yang ada. Tingkat persaingan
yang tinggi harus dihadapi perusahaan dengan kemampuan untuk menciptakan dan
mempunyai SDM-SDM yang berkualitas yang diharapkan mampu menjawab tantangan
tersebut.
Sesuai dengan peran dan fungsi SDM
yang baru dimana salah satunya berperan sebagai agen perubahan, dituntut
untuk mampu menjadi katalisator
perubahan di dalam perusahaan. Fungsi SDM dan para praktisinya harus mampu
berperan dalam mempercepat dan mengelola proses perubahan yang dicanangkan oleh
perusahaan secara efektif. Disamping itu, mereka dituntut pula untuk
mampu mengenali hambatan-hambatan
yang mungkin dihadapi oleh perusahaan bila perubahan dilakukan. Dengan demikian
dapat mencegah terjadinya gejolak sosial, yang kontra produktif di dalam
perusahaan.
Hambatan
yang sering ditemui oleh orang HRD adalah pelanggaran atau kesalahan karyawan
dalam bekerja, yang mana mempunyai konsekuensi adalah keluarnya biaya bagi
perusahaan, dengan demikian orang HRD dituntut untuk mampu menganalisa dan
mengenali penyebab kenapa karyawan tersebut melakukan pelanggaran.
Dalam
tulisan ini kami mencoba untuk merumuskan tentang jenis-jenis pelanggaran atau
kesalahan yang dilakukan oleh karyawan, terdapat 8 jenis yaitu :
1. Pengetahuan, karyawan belum tahu, belum menguasai apa yang
harus dikerjakan, dan bagaimana mengerjakannya. Jenis pelanggaran ini mutlak
kesalahan manajemen dalam melakukan proses orientasi karyawan baru, sehingga
dibutuhkan evaluasi ulang program orientasi tersebut.
Resensi lain tentang Mengenali pelanggaran karyawan