• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>PORNOGRAFI INTERNET MENJANGKAU ANAK-ANAK

.

PORNOGRAFI INTERNET MENJANGKAU ANAK-ANAK

oleh : inong    

Pengarang : WEBMD/Pediatrics, Februari 2007
PORNOGRAFI INTERNET MENJANGKAU ANAK-ANAK Pemblokiran dan Filter tidak Efektif 100%.     Dalam Survey
yang dilakukan oleh Crime Against Children Research Center University of New Hampshire tahun 2006 ditemukan 42% anak umur 10-17 tahun melihat pornografi melalui Internet.   Dua puluh satu persen dari anak-anak itu tahu mereka memasuki situs X-rated. Anak laki-laki terpapar 9 kali lebih sering dibanding anak perempuan mencari internet porno.   Dianatara umur tsb anak remaja umur 16-17 tahun jauh lebih besar dibanding anak yang lebih muda melihat pornografi online. Rata-rata mereka tidak marah dengan gambar yang mereka lihat. Sebagian anak muda yang melaporkan menjadi korban orang lain di luar internet dan anak-anak secara bermakna berada pada ambang batas depresei, terutama rentan terhadap pengaruh negatif pornografi.   Filter dan Pemblokiran program mengurangi paparan pornografi internet, tapi tidak mengeliminasi. Para periset menyimpulkan kebanyakan anak laki-laki usia sekolah menengah atas yang menggunakan internet terpapar pornografi internet sampai tingkat tertentu. Begitu juga anak perempuan.   Sebagian ahli mengkhawatirkan dampak negatif, antara lain menganggap remeh nilai-nilai sosial yang bisa diterima dan sikap tentang perilaku seksual, seks dini dan dengan siapa saja, penyimpangan seksual, kejahatan seksual dan perilaku kompulsif secara seksual.   Riset tentang topik ini masih sangat sedikit. Para ahli menyarankan mendidik anak-anak muda tentang cara menghindari pornografi internet. Mereka juga mengingatkan orang tua dan professional agar tidak menghindari topik ini. Perlu diadakan percakapan langsung dan terus terang dengan anak muda tentang kemungkinan pengaruh pornografi pada perilaku seksual, sikap tentang seks dan hubungan.  Sebagian besar anak-anak muda memberikan respons yang adekuat untuk analisis. Hasil ini dimuat dalam Pediatrics, edisi February 2007.
Diterbitkan di: Maret 22, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.