Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > 12 Langkah Pengamanan Bank-2

.

12 Langkah Pengamanan Bank-2

Pengarang : Agust Nasihin
Summary by : agustnasihin
Kunjungan : 30  kata: 900   Diterbitkan di: Maret 15, 2008
Kedua, Pengamanan untuk Kantor Bank.
Untuk mengatasi Perampok yang dengan tiba-tiba atau dengan menyamar masuk kedalam Bank dan melakukan perampokan dengan senjata tajam maupun senjata api, yang biasanya digunakan untuk melumpuhkan satpam atau polisi penjaga dan semua teler beserta nasabah yang ada diruangan maka perlu sistem pengamanan tambahan yaitu:
-Langkah 5 Sediakan satpam bayangan, yaitu satpam yang memakai baju preman yang duduknya selalu berpindah-pindah dan siap dengan senjata api yang sewaktu-waktu bisa dipakai untuk mengadakan perlawanan kepada perampok yang bersenjata api. Bila mungkin lebih baik disediakan ruangan kusus yang bisa mengamati keseluruh ruangan namun tidak tampak dan tidak tembus peluru dari luar atau dari ruangan nasabah, dimana perampok biasanya melakukan aksinya. Sediakan lubang kecil memutar yang bisa untuk mengakses senjata api dengan memutar keseluruh ruangan, sehingga saat perampok memaksa semua nasabah untuk tiarap atau tidur dilantai, dibawah ancaman senjata api perampok, maka dari ruang satpam bayangan ini bisa di lakukan pemberondongan senjata api, berupa tembak ditempat untuk para perampok, sehingga perampok bisa dilumpuhkan segera.
-Langkah 6 Dalam Hidden room ini disediakan petugas yang selalu stanbay dengan senjatanya selama jam operasi perbankan, dan tidak boleh lengah sedikitpun, walaupun mungkin berbulan-bulan tidak ada perampokan. Ruangan ini dianggap sebagai ruang Hidden Security Room, diberi monitor yang bisa mengamati keseluruh ruangan tanpa ada satupun orang diluar ruangan yang bisa melihat kedalam maupun menembakan senjatanya kedalam. Untuk itu dinding ruangan bisa dari beton atau dari baja namun diberi lubang memutar kesegala penjuru, sehingga petugas bisa mengarahkan senjata api dari dalam kesegala penjuru. Sehingga walaupun perampok telah melumpuhkan semua yang ada diruangan nasabah dan teller, namun petugas di Hidden Security Room ini bisa melumpuhkan para perampok tersebut.
-Langkah 7 Untuk mengatasi situasi yang sangat bebahaya, dimana perampok menjadikan semua atau sebagian nasabah maupun teler menjadi sandera, maka dari Hidden Security room ini bisa disalurkan gas yang bisa membius semua orang diruangan Nasabah dan Perampok berada, sehingga dalam hitungan detik semua orang akan tertidur kecuali petugas di Ruang Hidden Security tersebut, sehingga bisa cepat melakukan panggilan ke yang berwajib untuk menangkap para perampok secara langsung.
-Langkah 8 Sediakan tombol rahasia dimeja teler dan meja satpam jaga, dimana tombol rahasia ini secara otomatis akan menutup pintu brankas, merekam semua kejadian dalam ruangan dan melakukan panggilan darurat kepada kepolisian, tombol ini bisa ditempatkan didekat kaki para teller maupun satpam sehingga saat para perampok berteriak tiarap atau mengancam semua orang untuk angkat tangan sekalipun, tombol ini dalam sekian detik bahkan dalam saat terkejut karena ancaman perampok pun bisa ditekan baik dengan tangan atau tiarap dilantai. Perlu disadari, dalam perampokan ada sekian detik waktu yang bisa dipakai dari semua petugas bank untuk menekan tombol otomatis sebagai langkahpenyelamatan.
-Langkah 9 Pengaturan penyimpanan uang di Brankas harap dilakukan setiap jumlah uang yang berada diteler mencapai maksimal seratus juta atau lima puluh juta atau kurang, untuk mencegah terjadinya perampokan besar-besaran. Kalau perlu disediakan brankas bayangan yaitu brankas sementara yang kelihatan seperti brankas asli dimana uang yang disimpan didalamnya berupa uang palsu atau uang asli namun dalam jumlah sedikit.   Ketiga, Pengamanan dari luar Ruangan Bank
-Langkah 10 Sediakan mata-mata dariluar yang bisa mengamati kedalam ruangan perbankan, misalnya petugas yang menyamar, sehingga saat ada perampokan didalam bank bisa segera melapor ke yang berwajib, sehingga sementara para perampok berada didalam, dari luar polisi bisa mengepungnya dari luar. Bila terjadi penyanderaan harap lakukan langkah ke 7 diatas.
 -Langkah 11 Berupa pelatihan simulasi perampokan bank pada saat bank pertama kali dibuka, atau bisa dilakukan setahun sekali pada saat hari libur transaksi, seperti hari sabtu. Pada saat simulasi tetap harus diikut sertakan petugas kepolisian untuk mengamankan jalanya simulasi, dengan simulasi ini semua pegawai bank akan mengetahui tindakan apa saja yang harus dilakukan bila terjadi perampokan sungguhan.
-Langkah 12 Bila 11 Langkah diatas tetap tidak berhasil menggagalkan perampokan bank, dicurigai ada konspirasi dari dalam. Harap kembali ke Langkah 0.  

Ringkasan lain tentang 12 Langkah Pengamanan Bank-2
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------