PEKERJAAN
DAN KEKAYAAN
Pada awalnya pandangan umum untuk
bisa hidup mapan (kaya) jalan yang palng
mulus adalah
menjadi pegawai pemerintahan. Pada perkembangan selanjutnya,
orang mulai memperhitungkan menjadi pekerja diluar pemeritahan bisa juga menjadi kaya,
orang mulai berani mencemooh, bahwa bila tetap ingin menjadi birokrat siap
siaplah untuk melarat, lulusan terbaik perguruan tinggi memilih bekerja
disektor swasta.
Sekarang, pandangan tentang
hubungan
PEKERJAAN dan kekayaan lebih maju lagi, yaitu bahwa tidak ada jaminan
anda akan kaya sepanjang anda masih menjadi orang kantoran, bagaimana jika
tiba-tiba perusahaan bangkrut? Bagaimana jika anda dipecat? Siapa yang membayar
kartu kredit anda?mengapa anda tidak mulai berpikir terbebas dari menghamba kepada
orang lain? dan seterusnya.
Pemahaman semacam ini telah
menjadi legitimasilahirnya jenis jenis pekerjaan yang bersipat independen,
tidak begitu terikat
dengan suatu institusi bisnis, sebagai
profesi ia
kelihatan tidak mapan, namun ia menjanjikan penghasilan tak kalah dari berbagai
jalan
mapan yang sudah ada.
Pekerjaan-pekerjaan
mapan terbatas daya tampungnya, sementara dinamika ekonomi pada sisi lain
membutuhkan berbagai jasa dan keterampilan baru atau keterampilan lama dalam
kemasan baru. Tentu banyak diantara yang menerjuninya pada awalnya bukan karena
memilih, tetapi digiring oleh keadaan, akhirnya menemukan berbagai nilai
kebaikan pada pekerjaannya.
Dengan
demikian profesi yang baru itu pada waktunya juga sama terhormatnya dengan
profesi klasik lainnya.
Ringkasan lain tentang pekerjaan dan kekayaan