Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Tiga Ekor Ikan Emas

.

Tiga Ekor Ikan Emas

Pengarang : Cerita Rakyat
Summary by : Dongeng
Kunjungan : 125  kata: 600   Diterbitkan di: Desember 11, 2007
 

Di musim panas, di kota tempat tinggal Johnny,
diadakan pasar malam. Jhonny pergi melihat-lihat bersama ayahnya. Ayahnya
memenangkan undian dan mendapatkan hadiah tiga ekor ikan emas.

Ikan-ikan itu berasal dari sebuah negri yang
jauh dari selatan, tempat matahari selalu bersinar. Yang dua berwarna kuning
dengan strip hitam,yang satunya berwarna merah.

Jhon sangat senang dengan ikan-ikannya.
Dimasukannya ikan itu kedalam sebuah jambangan kaca yang ditemukannya diantara
barang-barang bekas di loteng.

Tapi... meskipun Johnny senang, ikan-ikan itu
sesungguhnya merasa kesal. Mereka tidak suka dikurung dalam jamabangan  kaca yang sempit. Dua kayuh sirip kekanan,
dua lagi kekiri, habis sudah jambangan dijelajahi. Sempit sekali, hingga sulit
untuk bergerak dengan leleuasa.

Mereka kesal dan mengomel-ngomel. Bosan selalu
saling bertubrukan.

Yang merah yang mula-mula bicara.

“Ini rumah orang kaya,”Johnny dan ayah-ibunya
pakaianya bagus-bagus. Makanan mereka juga enak-enak. Perabotan kamar ini
mahal. Keluarga ini pasti kaya raya. Kalau mau, bisa saja mereka membelikan
kita akuarium yang lapang.”

“Ya memang,” kata salah seekor yang
kuning.”Tapi apakah mereka mau? Mungkin mereka menggap kita ini sudah senang
begini. Yah...dikiranya nyaman berdesakan begini.”

“Mereka harus dibri pelajaran ,”senyum si ikan
merah. “Kalau belum mencoba, kita takan penah tahu. Dengar!”

Ikan merah menerangkan rencananya kepada
kawan-kawanya.

Keesokan harinya, ketika  Johnny akan bermain dengan ikana-ikannya, dia
terkejut melihat ikan-ikan itu berkelahi.

Yang kuning mengigit ekor yang si merah dan
memburunya berkeliling jambangan yang sempit itu. Tiba-tibayang merah berbalik
mengejar yang kuning, berusaha mengigit ekornya.

Johnny bingung sekali.

“Ibu!Ayah!” serunya. “ikan-ikan berkelahi!”

Ayah datang melihat.

“Wah...,”guman ayahnya.”mungkin mereka ingin
tempat yang lebih lapang.”

Hari itu juga ayah membeli akuarium besar.
Diisinya dengan krikil,pasir, tanaman, dan air bersih. Kemudian dipindahkanya
ikan-ikan itu kedalamnya. Mereka merasa puas dan tak lagi saling mengigit.

Sesungguhnya memang mereka tak pernah
sungguh-sungguh berkelahi. Mereka ikan-ikan yg cerdik.

Tapi... itu hanya untuk beberapa hari. Segera
saja ikan-ikan itu merasa bosan tinggal dalam akuarium.

“Yang kita butukan adalah sebuah kolam,”kata
ikan merah.

Dia memandang kekebun.

“Ayah jhonny membangun teras
batu,”katanya.”Alangkah indahnya kalau didekat situ dibanagun sebuah kolam yang
teduh dibawa bayang-bayang pohon. Kalian setuju,kan?”

“Kami sih senang saja, tapi bagaimana membuat
jhonny mengerti keinginan kita?”tanya ikan-ikan yang kuning.

“Ah...itu sih gampang,”kata ikan merah. Memang
dia yang paling cerdik”kita harus bersandiwara kita pura-pura pingsan,
kekurangan udara segar. Dengan begitu jhonny akan membuatkan sebuah kolam.”

Sepanjang sore, ikan-ikan itu menunggu-nunggu
jhonny pulang. Jhonny sedang pergi kerumah neneknya.

“Nah, Dia datang,”kata ikanmerah.
Pendengaranya memang tajam.

Beberapa saat kemudian jhonny menhabur masuk
kamar. Segera dia berlari kerah akuarium, melihat lkan-ikan kesayanganaya. Dia
kaget setengah mati melihat ikan-ikanya terapung pingsan.

Segera ia berteriak memanggil ibunya.

“Gantilah airnya,”kata ibunya.

Cepat-cepat jhonny menganti air akuarium.Air
segar yang dituangkananya menurut ikan-ikan itu terlalau dingin. Mereka kesal.

“Rencana konyol!” omel si ikan
kuning.”sekarang kita akan mati kedinginan. “

“Kita harus mencoba lagi,”tegas ikan merah.

Tak lama kemudian, mereka kembali mengapung
dipermukaan. Pura-pura pingsan.

Ayah jhonny datang.”ikan-ikan ini butuh udara
segar,” kata ayah.

Ikan merah tersenyum.

“Nah, apa kataku, “bisiknya pada
kawan-kawanya”rencana kita berhasil.”

“Ayah sudah bosan mengurus mereka,”kata ayah
jhonny.”kita buang aja kesungai.”

Dan merekapun membuang ikan-ikan itu kesungai.

Sekarang ikan-ikan itu bisa berenang kemanapun
mereka mau. Mungkin lebih baik begitu. Tapi... ada celakanya juga mereka harus
mencari makananya sendiri,belum lagi kalau ada ikan-ikan besara yang mengancam.
Akhirnya, atas petunjuk siikan merah mereka sampai kelaut selatan yang hangat,
tempat mereka dilahirkan.

Lebih baik puas menerima keadaan, kecuali jika
kau cukup cerdik untuk mengubahnya.

Ringkasan lain tentang Tiga Ekor Ikan Emas
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------