Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Pelita Ajaib

.

Pelita Ajaib

Summary rating: 2 stars 1 Tinjauan
Pengarang : Cerita Rakyat
Summary by : Dongeng
Kunjungan: 90
kata: 600
Diterbitkan di: Desember 11, 2007
Zaman dulu, disuatu kerajaan besar, hiduplah
siorang prajurit namanya Mark. Mark adalah perajurit yang gagah berani. Beratus
kali sudah dia berperang membelah negaranya. Suatu hari, ketika raja sedang
berkeliling di iringin pembesar-pembesar kerajaan, Mark maju kedepan lalu
memohon.

“ Yang mulia,” katanya, “bertahun-tahun aku
mengabdi, tapi kini, untuk hidupun gajiku tidak cukup. Bolehkah hamba mohon
kenaikan gaji?”

Raja marah karna merasa terganggu.

“Tak tahu sopan santun!”bentak raja.

“Mingir! Atau...kusuruh pengawal memenjarahkan
kamu.”

Mark kembali kepondoknya yang rewot. Dibukanya
pakaian prajurit, dilembarkannya tanda-tanda jasanya,lalu dia mengambil
pedangnya dan melangkah pergi.

Setelah berjalan berjam-jam,sampailah dia
kehutan lebat. Dalam hutan itu ada pondok nenek sihir.

Penyihir itu mau memberinya penginapan kalau
Mark bersedia turun kesumur tua, mengambilkan sebuah pelita bernyala biru. Mark
setuju. Dia turun kedalam sumur,duduk dalam keranjang yang diikat tali dan
talinya dipegangi sipenyihir. Mark menemukan pelita itu dan penyihir  mulai menaikannya keatas. Tetapi sesungguhnya
dia berniat mengelabuhi Mark.

“berikan pelita itu padaku,” serunya, “nanti
ku tarik kau keatas.”

Tapi mark sama cerdiknya dengan si penyihir

“kau pasti akan menipuku,” kata mark. “jika
pelita ini sudah kau pegang, kau tak pernah membutuhkan aku lagi.”

Dengan marah penyihir mencampakkan tali.
“pikirkan baik- baik kata- katamu,” teriaknya.

Untunglah mark tidak cedera. Untuk menennagkan
hatinya dia menyalakan rokoknya dengan pelita itu. Tiba- tiba muncullah peri
hitam di hadapannya.

“ada perintah, tuanku?” kata peri itu. Mark
terkejut, tapi cepat- cepat dia berkata, “keluarkan aku dari sini.”

Peri itu tidak ahanya mengeluarkan mark dari
dalam sumur, tapi juga memberinya rumah serta harta berlimpah- limpah.

“jika tuan ingin memanggilku,” kata peri
hitam, “nyalakan pipa tuan dengan pelita ini... aku akan datang.”

Mark menikmati hidupnya yang mewah, tapi tak
lama. Segera dia ingat bagaimana raja memperlakukannya dengan tidak adil.
Dinyalakan rokoknya dengan pelita itu, dan pushhh... muncullah si peri hitam.
Kata mark, “culiklah putri raja. Bawa kemari!”

Ketika putri malang itu tiba di rumahnya, mark
memperlakukannya seperti pelayan. Keesokan harinya, di kembalikannya putri itu
ke istana.

Raja sangat marah waktu putrinya mengatakan
bahwa selop peraknya tertinggal di sebuah rumah yang tak dikenal. Di
kerahkannya prajurit kerajaan untuk mencari selop perak itu. Akhirnya ketemu.

Mark di tangkap dan di hukum mati. Tapi dia
mengajukan permohonan terakhir, tentu saja untuk menyalakan rokok dan
pelitanya.

Ketika peri hitam muncul, mark menyuruh
mengambil tongkat dan memukuli para pengawal, bahkan juga sang raja. Raja
menjadi sadar. Mark diampuni dan di nikahkan dengan putrinya. Kini raja tak
lagi mudah marah.

Dan si peri hitam?

Dia tetap mengabdi mark. Dia selalu siap
melayani mark dan istrinya agar mereka selalu hidup bahagia.

 
Pelita Ajaib  oleh  Cerita Rakyat    2007 
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.