Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Megaproyek Lahan Sejuta Hektar Kalimantan Tengah

.

Megaproyek Lahan Sejuta Hektar Kalimantan Tengah

Summary rating: 2 stars 4 Tinjauan
Pengarang : dikdo m
Summary by : McDeeck
Kunjungan : 189  kata: 600   Diterbitkan di: Nopember 30, 2007
PROYEK Lahan Gambut (PLG) sejuta hektar
di Provinsi Kalimantan Tengah, akan mulai ditempati para transmigran
Oktober ini. Dari rencana penempatan transmigran hingga tahun anggaran
(TA) 2001/02 sejumlah 316.000 kepala keluarga (KK), maka pada TA
1996/97 akan ditempatkan 3.000 KK, tersebar di UPT Palingkau 1.000 KK
dan UPT Dadahup sebanyak 2.000 KK. Kedua UPT itu berada dalam wilayah
pemerintahan Kabupaten Kapuas.Untuk tahap awal direncanakan akan
ditempatkan 50 KK di lokasi UPTPalingkau. Transmigran dari daerah asal,
dalam hal ini dari Pulau Jawa akan diberangkatkan 25 KK, dan
transmigran lokal dari daerah transmigrasi (APPDT) mencapai 25 KK.UPT
Palingkau sendiri terdiri atas tiga satuan permukiman (SP), sedang UPT
Dadahup terbagi atas tujuh SP. Kesiapan berbagai instansi terkait dan
kontraktor di daerah transmigrasi dan di daerah asal menentukan
keberhasilan PLG sejuta hektar, termasuk pemindahan penduduk menuju
daerah transmigrasi.Serangkaian ujicoba dilakukan berbagai instansi,
seperti penanaman padi gogo di lahan gambut oleh Departemen Pertanian
pada lahan miniatur seluas 10.000 ha, berlokasi di Kec. Kapuas Murung
dan Kec. Kapuas Barat. Hasil ujicoba menunjukkan rata-rata hasil panen
sebesar 3,7 ton/ha. Sedangkan Departemen Transmigrasi dan PPH tengah
menyiapkan  permukiman di UPT Palingkau bagi 1.000 KK. Pada UPT
Palingkau SP 1 dibangun 400 unit rumah, dan pada SP 2 dan SP 3
masing-masing dibangun 300 unit rumah. Setiap kepala keluarga akan
mendapat lahan permukiman dan pekarangan 2 ha, dan lahan usaha berupa
lahan basah seluas 2 ha.Untuk itu, beberapa media massa dari Jawa
berkesempatan meninjau calon lokasi permukiman transmigran di areal
Mega proyek lahan gambut di Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk
mencari informasi transmigran yang berpengalaman mengolah lahan
gambut.PROVINSI Kalteng dengan luas 15,38 juta ha terbagi atas enam
kodya dan kabupaten, tujuh wilayah kerja pembantu bupati, 82 kecamatan
dan tujuh perwakilan kecamatan, 66 wilayah kademangan, 1.059 desa serta
98 kelurahan.Kabupaten terluas adalah Kotawaringin Timur mencapai
53.094 km2, disusul Kapuas (35.657 km2), Barito Utara (34.240 km2),
Kotawaringin Barat (18.643 km2), Barito Selatan (9.360 km2) dan Kodya
Palangka Raya (2.816 km2).Sebagian besar PLG sejuta hektar berada di
Kabupaten Kapuas. Pada daerah selatan umumnya merupakan kawasan pasang
surut. Sedangkan pada bagian utara merupakan kawasan non-pasang surut,
seperti perkebunan/karet rakyat.Secara garis besar, kawasan hutan
belantara menempati porsi terbesar di Kab. Kapuas, yakni seluas 2,78
juta ha. Kemudian, daerah pertanian baik sawah, ladang dan kebun seluas
132,26 ribu ha, daerah sungai, danau dan rawa seluas 584,28 ribu ha
serta kawasan permukiman seluas 13,55 ribu ha.Ibukota Kabupaten Kapuas
adalah Kuala Kapuas, yang dijuluki "Kota Air" karena berada di tepian
sungai Barito dan Sungai Kapuas. Beberapa sungai besar yang masuk
wilayah Kab. Kapuas adalah S Kapuas Murung sepanjang 66.375 km, S
Rungan sepanjang 86.250 km, S Kahayan sepanjang 600.000 km, S Kapuas
sepanjang 60.000 km, S Barito sepanjang 200.000 km serta daerah pantai
Laut Jawa sepanjang 190.000 km.

Ringkasan lain tentang Megaproyek Lahan Sejuta Hektar Kalimantan Tengah
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------