Dalam Buku Pergolakan Intelektual dalam Kepemimpinan Yulizal Yunus Datuak Rajo Bagindo, Dekan Fakultas Ilmu Budaya-Adab IAIN
Imam Bonjol Padang, 2003-2007, IAIN IB Press November 2007, ditegaskan bahwa bila lembaga
pendidikan memiliki persamaan dengan pabrik, yakni, sama-sama memproduksi "barang" seragam. Mengutip Filusuf dan negarawan Pakistan, M. Iqbal, Pada Bab latar analisis ditulis:"Wahai orang bijaksana. Mujur nain nasibmu, dapat merasakan dahaga
pengetahuan. Tapi apa gunanya pengetahuan bila tidak mampu memeluk realitas!" Disimpulkan, bahwa bila lembaga pendidikan masih menjauh dari realitas, cepat ambil langkah-langkah solutif. Bila tidak, jangan terlalu berharap pada lembaga pendidikan. Sebab ia bukan satu-satunya lembaga formatif.