Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Untungnya Pintar Menawar

.

Untungnya Pintar Menawar

Summary rating: 4 stars 2 Tinjauan
Pengarang : Istijanto
Summary by : McDeeck
Kunjungan: 131
kata: 600
Diterbitkan di: Nopember 05, 2007
PERNIAGAAN selalu terjadi setiap waktu di berbagai tempat di berbagai penjuru dunia.
Dua orang bertemu untuk melakukan transaksi jual beli. Sejak dari sistem barter hingga
menggunakan peranti finansial, baik uang giral ataupun kartal, setidaknya ada upaya untuk
melakukan tawar-menawar sebelum terjadi transaksi yang disepakati kedua belah pihak.
Ada seni tersendiri dalam melakukan tawar-menawar. Antara penjual dan pembeli berupaya
mendapatkan hasil yang terbaik dalam ukuran mereka masing-masing. Penjual berusaha
mendapat hasil terbaik dengan menjual barang pada tingkat harga yang memberikan margin
(keuntungan) terbesar di atas harga pokok. Sementara pembeli berusaha pula memperoleh
barang yang terbaik dengan harga serendah mungkin dan mendekati harga pokok.
Dua kepentingan itu yang diupayakan untuk bertemu saat negosiasi atau tawar-menawar
harga. Susahnya kalau konsumen tidak menguasai teknik bernegosiasi saat membeli barang.
Kecuali kita mengajak orang yang piawai menawar. ”Dia pintar nawar, jadi
mendingan ditemani dia saja kalau mau beli barang.” mungkin kalimat itu pernah kita
dengar. Repotnya kalau sedang perlu barang, sementara teman atau saudara yang jago menawar
harga sedang tidak ada.
Ada sejumlah trik yang ditawarkan Istijanto dalam buku ”Seni Menaklukkan Penjual
dengan Negosiasi”. Trik yang digunakan mulai dari ucapan, bahasa tubuh, hingga mimik
wajah. Tujuannya agar pedagang memperbaiki tawaran harganya.
Terkadang meski harga barang tidak bisa ditawar, masih ada peluang negosiasi dengan
menawar kompensasi lain. Misalnya, pedagang sudah tidak bisa menurunkan harga jual,
pembeli masih bisa menawar barang diantar ke tempat tanpa tambahan ongkos angkut, atau
meminta tambahan bonus barang lain yang kalau dinilai dengan uang sebenarnya merupakan
pengurangan harga barang utama.
Selain contoh dan trik menawar barang, ada sejumlah ilustrasi dan foto pada buku karya
Istijanto yang memperlihatkan bahasa tubuh dan mimik pembeli untuk memengaruhi pedagang
agar memperbaiki penawaran harga. Pembeli juga harus bisa menahan diri untuk tidak
langsung membeli pada tawaran pertama. Bisa saja di toko lain ada barang yang serupa atau
lebih baik dengan harga jual lebih rendah dari sebelumnya.
Cara lain untuk mengetahui harga yang kita tawar sudah mendekati harga pokok adalah
ucapan pedagang semacam, ”Silakan cek di toko lain. Kalau ada yang lebih murah lagi
silakan.” Nah, kesempatan itu bisa kita lakukan untuk mencek harga di beberapa
toko lain. Kalau pedagang itu jujur, berarti harga yang ditawarkan sudah mendekati harga
pokok. Dia berusaha untuk melepas barang itu secepatnya. Selamat menawar.*Judul buku : Seni Menaklukkan Penjual dengan Negosiasi
Pengarang : IstijantoTebal : 206 halaman, Edisi :  Maret 2007 

Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.