Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Melawan Teror Secara Merdeka

.

Melawan Teror Secara Merdeka

Pengarang : Limas Sutanto
Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan : 82  kata: 600   Diterbitkan di: Oktober 31, 2007
Dalam tulisan ini saya secara sadar tidak menggunakan kata "terorisme", melainkan kata "teror", karena bagi orang awam seperti saya, kata "terorisme" sedemikian sulit dipahami, dan riil di tengah kehidupan sehari-hari, yang terasakan lewat penghayatan longitudinal adalah teror, suasana hidup yang diresapi ketakutan, ancaman, ketidakamanan, seperti yang direbakkan oleh aneka peledakan bom, pembakaran manusia yang diteriaki "maling!" di tengah jalan, perusakan fasilitas, dan kepemilikan yang bisa terjadi mendadak dan begitu saja, tawuran antarkelompok sipil, perang antarkelompok bersenjata, kejahatan di jalanan dan berbagai tindak kriminal lain yang kian menggila termasuk kejahatan terhadap kaum perempuan dan anak-anak, penculikan atau penghilangan orang secara paksa, dan sebagainya.
Semua itu hanyalah pengentalan dan penganakpinakan keberbelitan (circumstantiality) yang kian mengurung bangsa dan rakyat Indonesia dalam inkompetensi untuk menghadapi realitas, dalam konteks kini, terutama inkompetensi untuk melawan teror riil. Mengapa kita tidak bersatu padu saja melawan teror? Teror itu tidak identik dan tidak sama dengan agama tertentu. Teror itu tidak identik dan tidak sama dengan suku bangsa atau ras atau negara tertentu. Teror itu hanyalah setiap tindak kekerasan kasar dan terbuka serta setiap tindak kekerasan halus dan tertutup, yang jelas terang nyata telah merebakkan ketakutan, ancaman, ketidakamanan, kesalingcurigaan, perusakan.
Demi bangsa dan rakyat Indonesia yang makin kompeten dalam memecahkan masalah, meneruskan kehidupan, bergaul, dan bertumbuh kembang di tengah bangsa-bangsa lain, siapa pun, di dunia. Sesungguhnya, ketika bangsa dan rakyat Indonesia terkurung dalam inkompetensi untuk menghadapi realitas teror, secara halus dan diam-diam namun riil dan efektif terjadi penguapan kemerdekaan. Bangsa dan rakyat yang merdeka adalah mereka yang sungguh secara rasional sadar menghadapi dan mengatasi realitas (bukan justru terkurung dari realitas), seperti dulu ketika bangsa dan rakyat Indonesia bersatu padu secara rasional sadar gemilang menghadapi dan mengatasi realitas penjajahan. Maka kini dan kapan pun kita boleh dengan bangga menyatakan betapa kemerdekaan Indonesia bukanlah pemberian cuma-cuma, melainkan buah perjuangan penuh pengorbanan jiwa raga dari seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.
Pemimpin, partai politik, warga masyarakat, atau siapa pun yang sungguh hadir dan berada sebagai pribadi atau institusi yang merdeka dalam menghadapi dan mengatasi realitas teror, mungkin suatu saat mesti bersikap atau bertindak jujur dan tak berpihak (impartial) dalam menghadapi para pelaku teror, kendati mungkin para pelaku teror itu adalah kawan-kawan yang berada dalam kelompok dekat mereka sendiri.
Pemecahan masalah teror di bumi negeri Indonesia pun tidak akan bisa diraih tanpa kesudian dan ketekunan para pemimpin, aparat keamanan negara, para penegak hukum, dan setiap warga masyarakat untuk menyediakan dan menggunakan waktu demi melawan teror secara riil, jujur, dan konsisten.
angsa Indonesia yang sudi dan berani bertanggung jawab akan menghadapi dan mengatasi realitas teror dengan lebih dulu mengatasi berbagai masalah di dalam diri sendiri yang memungkinkan perebakan dan penganak-pinakan teror di bumi negeri mereka. Kelima, kesudian sadar dan tekad untuk tidak gampang melakukan generalisasi. Bangsa dan rakyat Indonesia yang merdeka tentu tidak gampang menyamaratakan teror dengan agama tertentu atau dengan negara tertentu. Bangsa dan rakyat Indonesia yang merdeka sungguh menghadapi dan mengatasi teror dengan berpijak pada bukti-bukti dan fakta yang riil terhampar di bumi kehidupan nyata.
Keenam, dedikasi pada kebenaran. Bangsa dan rakyat Indonesia yang merdeka tentu tidak akan goyah dalam menerima kebenaran tentang siapa saja para pelaku tindak teror, ketika hal itu sungguh terungkap lewat penyelidikan dan pembuktian yang sahih dan terpercaya.

Ringkasan lain tentang Melawan Teror Secara Merdeka
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------