Kehidupan
kesenian dan kebudayaan yang sehat adalah
faktor yang bisa mempertahankan bahkan meningkatkan perkembangan
kegiatan ekonomi. Contoh
strategi yang sangat unik diterapkan di AS yang anggaran dana pemerintahnya
untuk kesenian sangat minim.
pemerintah AS secara tak langsung memberi subsidi yang luar biasa
besarnya melalui sistem
pajak yang mendorong
sektor swasta berperan
giat mendanai kesenian.Prinsip kompetisi merupakan pendorong bagi semua
kegiatan seni budaya di Jerman untuk bersaing secara sehat sehingga
bagian terbesar anggaran dana kesenian di Jerman berasal dari tiap-tiap
pemerintah daerah sebuah contoh sukses kemandirian otonomi daerah.Penguatan kelompok kreatif melalui, antara lain,
sistem pendidikan seni terpadu di sekolah- sekolah di Singapura
diyakini mampu membangun keterampilan yang dibutuhkan SDM, seperti
berpikir kreatif untuk memecahkan masalah, toleransi, mampu bekerja
sama dalam tim, motivasi, dan rasa percaya diri.
Oleh karena itu, upaya-upaya penguatan sektor seni budaya melalui
kelompok kreatif (seni budaya, desain, dan media) di Singapura
merupakan investasi total pihak Pemerintah Singapura demi berdaya saing
secara global dan mengangkat Singapura sebagai pusat budaya regional
Asia.
Itu sebabnya, sistem yang diterapkan di AS menarik
untuk dipelajari karena peran pemerintah diimbangi dengan keberadaan
begitu banyak lembaga
nirlaba atau yayasan untuk seni yang independen.
Terlebih lagi, ada insentif pajak yang mendorong keterlibatan
masyarakat dan sektor swasta menyumbang demi kebaikan dan peningkatan
mutu hidup warga sendiri.
Hasil studi itu berguna meyakinkan pihak-pihak yang
berkepentingan akan peran kunci sektor kesenian selain menghadirkan
keindahan dan memicu kreativitas yang menghasilkan penemu dan pencipta
karya tidak hanya seni tapi juga teknologi dan ekonomi, juga
menciptakan banyak sekali lapangan kerja yang secara langsung
berkontribusi pada perekonomian. Yang lazim terjadi di Indonesia adalah praktik
kesponsoran untuk kesenian di mana perusahaan menyumbangkan sejumlah
dana sebagai bagian dari strategi pemasaran produk. Misalnya,
logo suatu perusahaan dilihat oleh 1.000 penonton saat pertunjukan.
Contoh lain, perusahaan melihat peluang promosi sambil memberi bantuan
kepada kelompok seni yang akan mengadakan pertunjukan/pameran berupa
sumbangan tidak berupa dana: membantu pencetakan poster, undangan,
katalog, atau buku program. Jadi, yang diberikan bukan sumbangan dana yang sifatnya filantropis yang tanpa pamrih.Sebagai perbandingan, baru-baru ini sebuah koalisi
organisasi nirlaba seni di kota New York, Alliance for the Arts,
menerbitkan laporan tentang studi penonton di tempat-tempat kegiatan
seni budaya yang diadakan pada tahun 2004. Dari
480 organisasi seni nirlaba yang dilibatkan dalam studi itu, 138 yang
merespons—mewakili galeri, museum, gedung pertunjukan, tempat
pertunjukan alternatif, kelompok seni pertunjukan tradisi maupun
kontemporer, sekolah tinggi seni, dan penyelenggara festival seni.
Pengaturan sektor nirlaba ini dilakukan di bawah
pengawasan badan perpajakan pemerintah yang berwenang memberi status
bebas pajak bagi organisasi yang memenuhi kriteria klasifikasi sebagai
organisasi nirlaba yang tak hanya bebas pajak, tapi juga sumbangan pada
organisasi-organisasi ini dapat diperhitungkan dalam pengurangan pajak.
Besar pajak yang dibayarnya y%-x di mana y% adalah
pajak yang mesti dibayarnya kalau ia tidak memberi sumbangan untuk
kegiatan kesenian.Langkah berikutnya, perlu ada pemetaan kebutuhan baik
yang bersifat jangka pendek, menengah, maupun panjang yang melibatkan
unsur pemerintah, sektor swasta, organisasi nirlaba atau yayasan untuk
seni, seniman, dan pekerja seni. Kemudian
penting dibangun sebuah jejaring antara pekerja seni dan pelaku seni,
entah tingkat kota entah tingkat daerah, yang saling berbagi informasi
dan bersinergi sehingga fragmentasi, dan kecenderungan untuk bekerja
sendiri-sendiri dalam sektor kesenian tidak terjadi.
Juga, komunitas kesenian yang bersinergi dengan jejaring di luar sektor
kesenian yang memprakarsai penguatan filantropi sebagai bagian dari
upaya memperkuat masyarakat sipil melalui penguatan infrastruktur,
kapasitas kelembagaan, serta ruang gerak bagi sektor nirlaba dan
kegiatan filantropi di Indonesia.
Ringkasan lain tentang Strategi Kemitraan untuk Kesenian