Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Nawal El Saadawi tentang "Terorisme"

.

Nawal El Saadawi tentang "Terorisme"

Pengarang : Kompas
Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan : 131  kata: 600   Diterbitkan di: Oktober 24, 2007
DI tengah hiruk-pikuk pembicaraan mengenai
"terorisme", dokter, novelis, dan pejuang hak asasi manusia, khususnya
hak-hak perempuan dari Mesir, Nawal El Saadawi, mengecam pendefinisian
"terorisme" secara sepihak dari negara adikuasa dan sekutunya.DARI tempat perenungannya di Portland Maine, di bagian
paling utara dari pesisir Atlantik di AS, Saadawi, yang sejak bulan
Januari menjadi visiting professor di University of Southern Maine,
melanjutkan gugatan dan penolakan para aktivis kemanusiaan terhadap
sikap dan keputusan AS untuk "memerangi terorisme" sejak tragedi 11
September 2001.

Bush menyatakan perlunya peraturan baru yang
memungkinkan dicabutnya status kewarganegaraan AS dari orang-orang yang
diduga memiliki hubungan dengan "terorisme".
Peraturan itu juga dibutuhkan untuk mencegah kebocoran informasi
mengenai orang-orang yang ditahan dan dipenjarakan, dicurigai, tanpa
proses pengadilan dan hukum, selain memberikan izin untuk
mengintervensi kehidupan paling pribadi dari mereka yang dicurigai.
Dalam artikel berjudul How We Can Fight Terrorism For Humanity di
harian Al-Hayat-sebuah harian Pan Arab yang terbit di London dan
Lebanon-tanggal 10 Oktober 2003, Saadawi menyatakan, semua tindakan
menyangkut cara-cara memerangi terorisme, merefleksikan "terorisme"
yang ditentukan oleh para pemegang kekuasaan di AS.MENURUT Saadawi, kalau kebijakan yang
diimplementasikan Pemerintah AS itu dimaksudkan untuk memberi rakyatnya
"perlindungan terhadap serangan teroris di masa depan" dan
memaksimalkan "keamanan internal", maka tidaklah mengejutkan kalau
kekerasan yang dilakukan terhadap mereka yang lebih miskin dan lebih
lemah di dunia saat ini sebandingkan dengan apa yang dikatakan sebagai
"perang melawan terorisme" dan "penyebaran demokrasi"."Saya tidak mengerti mengapa pembunuhan orang-orang
Palestina, laki-laki, perempuan, dan anak-anak secara terus-menerus
dapat dimasukkan sebagai tindakan ’mempertahankan diri?’ Mengapa invasi
militer dan pembunuhan massal oleh ’tentara koalisi’ tidak dikatakan
sebagai ’terorisme’, tetapi sebagai misi pendemokratisasian dan
pemberadaban yang artinya membebaskan dunia kita dari ’Bin Laden-Bin
Laden’ yang terus bermunculan di berbagai belahan dunia?"
"Mungkinkah ’terorisme’ yang lebih kuat telah menciptakan terorisme
lain yang lebih lemah, dan mereka terkunci di dalam perjuangan yang
merawat dan memelihara keduanya? Mungkinkah kita akan selalu menjadi tawanan "bahasa"
dan "istilah" yang diciptakan mereka yang lebih kuat, sehingga invasi
militer dan pendudukan asing tidak menjadi bagian dari ’perang melawan
terorisme demi kemanusiaan atau demokrasi’?"
"Ketika saya berpikir mengenai kejahatan terhadap kemanusiaan yang
dilakukan oleh ’teroris’ di World Trade Center dan Pentagon pada 11
September 2001 yang menyebabkan tewasnya sekitar 3000 orang, saya
teringat bahwa pada tanggal 11 September 1973, terjadi kudeta yang
direkayasa terhadap rezim Allende di Cile yang menyebabkan kematian
lebih dari 30.000 orang di bawah Pinochet. Bagaimana dalam situasi seperti ini saya dapat
menyetarakan tentara Israel yang melecehkan, memburu, menembak, dan
menghancurkan dengan seorang laki-laki atau perempuan muda yang dihina,
kelaparan, dan tanpa harapan yang mengakhiri hidupnya dengan meledakkan
dirinya demi membunuh mereka yang dianggap sebagai sumber dari
penderitaan mereka?"

Saya tidak bisa melupakan kepentingan
perusahaan-perusahaan minyak internasional di balik invasi ke
Afganistan dan Irak, dan kepentingan-kepentingan kapitalis
fundamentalis di belakang Bush, Cheney, Rumsfeld, dan Wolfowitz. Jika perdamaian dalam arti luas dapat dicapai, maka konflik, kekerasan dan "terorisme" seperti tumbuh di tanah yang gersang.

Ringkasan lain tentang Nawal El Saadawi tentang "Terorisme"
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------