Jadi aku hanya tersenyum simpul, dan pada saat itu seseorang bernama Alex menyela, ’Yah, kau tahu, sekali kau melewati usia tertentu…’" SIAPA itu Bridget yang rupanya menemukan kesulitan
dalam menjawab pertanyaan: mengapa ia belum juga menikah? Bridget yang diilustrasikan
ini bernama lengkap Bridget Jones. Ia adalah seorang
perempuan berusia di atas 30 tahun.
Dalam novel, Bridget Jones memang digambarkan bukan dalam sosok perempuan yang ideal: cantik, langsing, cerdas, dan sukses. Bridget Jones adalah seorang perempuan gemuk, belum menikah padahal sudah berusia 32 tahun, tidak menyukai karier yang sedang ia jalani, seorang perokok berat, dan alkoholik. Perjuangan Bridget Jones’s dalam menjalani hidup dengan ketidaksempurnaan yang dimilikilah yang menjadi inti cerita dalam novel.
Meski novel karya Melissa Bank tidak sesukses Bridget Jones’s Diary, keduanya sama-sama mendapat sambutan baik pasar dan belakangan juga membawa angin baru dalam khazanah bacaan perempuan di dunia. Bridget Jones’s Diary dan The Girls’ Guide to Hunting and Fishing memang muncul sebagai dua
buku yang sukses di pasar. Rupa-rupanya banyak perempuan perkotaan yang suka membaca kisah tentang para perempuan yang tidak sempurna ini.
Akhirnya, karena nuansa ketidakseriusan atau hiburan ini, para kritikus sastra menempatkan buku-buku yang populer ini ke dalam satu genre baru, yaitu
chick lit, kependekan dari chick literature. Oleh para kritikus, kata chick dinilai lebih cocok digunakan ketimbang woman karena mengacu pada perempuan muda yang dinamis dan kurang serius.
Lebih jauh lagi, para pembaca juga dikatakan akhirnya merasa mampu mengaktualisasi diri sebagai bagian dari kehidupan modern yang memang diangkat di dalam chick lit. Selain dari sisi tema dan persoalan yang diangkat, menurut Intan Paramadhita, kesuksesan chick lit di pasar juga dipengaruhi dari teknik penuturan yang berbeda dengan gaya bertutur pada novel pada umumnya. Cerita-cerita pada chick lit, seperti dalam Bridget Jones’s Diary, banyak yang bertutur dengan gaya ke-"aku"-an, seperti seseorang bertutur dalam sebuah catatan harian.
Selain promosi melalui peluncuran buku, untuk memperkenalkan lebih lanjut, bentuk promosi lain yang dilakukan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama untuk buku yang di sampul depan diberi slogan: being single and happy ini juga dilakukan dengan rutin mengirimkan resensi ke beberapa majalah perempuan. Alhasil, novel-novel chick lit ini di sini mendapat sambutan baik pasar. Empat judul buku yang diluncurkan pada bulan Maret 2003, Jemima J, Buku Harian Bridget Jones, Buku Harian sang Calon Pengantin, dan Pengakuan si Gila Belanja hingga kini telah mengalami cetak ulang dan terjual sebanyak belasan ribu eksemplar.
Ringkasan lain tentang "Chick Lit", Rahasia Perempuan Kota yang Mendunia