• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Doraemon Merambah Dunia

.

Doraemon Merambah Dunia

oleh : NasrulAzwar    

Pengarang : Saya Shiraishi
Jika benar dugaan Nye bahwa Jepang bersikap fanatik
terhadap budaya sendiri, apakah itu berarti Jepang tidak menggunakan

berbagai perangkat soft power, seperti daya tarik budaya, ideologi, dan
institusi-institusi internasional untuk melaksanakan niatnya?Satu bentuk budaya populer Jepang yang paling dinamis
dan telah berumur hampir dua abad adalah manga, sebutan untuk komik
strip, buku komik (komikkusu), kartun, karikatur, dan animasi (anime). Do-ra-e-mon, robot kucing berwarna biru, adalah tokoh manga pasca-Perang Dunia (PD) terpopuler. Doraemon diciptakan oleh Hiroshi Fujimoto dan Motoo Abiko, yang kemudian dikenal sebagai Fujio Fujiko. Doraemon menjadi tokoh komik anak-anak pada 1970, dan ditayangkan dalam bentuk animasi di televisi pada 1978.Doraemon dan Nobita, temannya, pada 1980-an muncul di
televisi Itali, Hongkong, China, Taiwan, Korea, Malaysia, Singapura,
Indonesia, Thailand, Rusia, Spanyol, Brasil dan negara-negara Amerika
Latin, serta beberapa negara-negara di Timur Tengah.Ia menciptakan gaya narasi yang unik dengan komposisi
menyerupai novel, yang disebut komik naratif (narrative comics) atau
manga cerita (story manga). Komik naratif
menggunakan teknik-teknik pembuatan film, seperti close up, long shot,
dan sudut pengambilan gambar yang dinamis, dalam penggalan-penggalan
gambar yang tidak beraturan, yang sengaja didesain untuk menggambarkan
urutan gerakan dan membangun ketegangan.
"Bunyi" pun dimanfaatkan untuk menggambarkan aktivitas bisu dan emosi.
Ketika daun berguguran bunyi yang muncul adalah HIRA HIRA, wajah yang
memerah tersipu berbunyi PO, dan SHIIN untuk bunyi suasana hening tak
bersuara. Sebutan ini timbul bukan karena gambar ataupun
ceritanya yang sederhana, tetapi karena karya Tetzuka diterima oleh
sebagian besar anak-anak dan kaum muda.
Anak-anak itu adalah korban perang. Kendati tidak terlibat langsung di medan perang, mereka menyaksikan teman, tetangga, dan keluarganya mati terbunuh. Rumah, gedung, dan kota yang hancur akibat berondongan bom Amerika menjadi lapangan bermain mereka. Dua kasus di atas menunjukkan bahwa aliansi di antara
ketiga industri, yaitu animasi di televisi, buku komik, dan barang
dagangan pengguna karakter sangat menguntungkan.
Animasi menjadikan masyarakat "melek" tanda-tanda dan gaya narasi
manga, selain sarana yang efektif untuk memperoleh popularitas dan
keuntungan.
Masa kini hanya dituntun dan ditentukan oleh gambaran
serta harapan akan masa depan yang dipercayakan kepada ilmu pengetahuan
dan teknologi. Mighty Atom menyodorkan gambaran
dan harapan tersebut, mulai dari gambaran berbagai kemegahan Tokyo di
abad ke-21 yang menyerupai Manhattan hingga rumah-rumah yang dilengkapi
dengan peralatan dapur modern.
Komikus berbakat, yang dapat menciptakan
karakter-karakter yang kuat, gambar yang baru dan segar, dan alur
cerita yang cerdas, mengembangkan dan membangkitkan seluruh sistem
produksi dan menjaganya agar terus berkembang.
Cina dan Taiwan adalah dua negara yang paling subur melahirkan komikus-komikus terkenal. Di dua negeri ini pula dan di negara-negara Asia lain, aliansi industri gambar Jepang telah memperbanyak diri.
Aliansi industri gambar telah berkembang menjadi aliansi multi-industri
dan multinasional untuk menyebarkan budaya populer Jepang.
Diterbitkan di: Oktober 19, 2007
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.