Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Akulturasi Budaya Islam dan Hindu-Buddha

Akulturasi Budaya Islam dan Hindu-Buddha

oleh: NasrulAzwar     Pengarang : Kompas
ª
 
Islam serta unsur-unsur budayanya di Nusantara merupakan hasil akulturasi antara budaya Islam dengan Hindu-Buddha yang lebih dulu ada di Nusantara. Menurut Habib, catatan tertua tentang peninggalan purbakala Islam di Nusantara, antara lain, terdapat dalam kisah-kisah pelayaran para pelaut Belanda yang mengunjungi Nusantara pada akhir abad XVI. Pelayaran pertama dilakukan Cornelis de Houtman (1595-1597), yang kedua oleh Jacob van Neck dan Wybrant Warwyck tahun 1598-1600. Studi orang Eropa Selama abad XVII studi tentang Islam di Jawa mulai mendapat perhatian di lingkungan universitas di Negeri Belanda dan Eropa berkat laporan-laporan tersebut. Misalnya, R van Goens (1648-1654) menguraikan Islam yang terdapat di pedalaman Jawa Tengah dan kehidupan masyarakatnya, Wouter Schouten (1676) menggambarkan masjid di Jepara. Nicolas de Graaf (1701) mengisahkan pengislaman di Maluku serta memuat informasi bentuk masjid yang dilihatnya di Aceh, Jawa, Sulawesi, dan Maluku. Pandangan kedua mengemukakan, Islam di Nusantara disebarkan dari daerah yang telah lebih dahulu memeluk Islam, misalnya Persia, India, dan Campa. Keduanya menyanggah pendapat para sarjana Belanda sebelumnya, yang berpendapat bahwa Islam di Nusantara berasal dari tanah Arab langsung dibawa oleh para pedagang. India Selatan Kemungkinan India selatan sebagai pusat kebudayaan Islam yang berpengaruh di Nusantara, di antaranya dapat ditunjukkan oleh data teks, seperti dikemukakan oleh Van Ronkel dan Robson. Van Ronkel dalam kajiannya tentang roman Amir Hamzah dan ciri-ciri mistik dalam karya abad XVI di Nusantara menunjukkan pengaruh yang kuat dari India selatan. Pendapat tersebut diperkuat oleh Robson, dengan merujuk sejumlah istilah yang digunakan dalam masyarakat Islam, antara lain: lebai atau lebe, santri, maulana yang adalah istilah-istilah yang banyak dijumpai di kalangan Muslim Tamil.
Diterbitkan di: 18 Oktober, 2007   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bentuk akulturasi budaya hindu budha dengan islam Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah faktor-faktor yang melatarbelakangi mudahnya proses alkuturasi budaya hindu-budha di Indonesia Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan budaya dari yogyakarta yang merupakan hasil dari akulturasi dengan budaya islam? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja peninggalan budaya hindu budha yang ada di kerinci? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    perwujudan akulturasi kebudayaan hindu-buddha dengan kebudayaan islam di indonesia? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan yang melatar belakangi mudahnya proses alkuturasi budaya hindhu-budha di indonesia? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.