Wisran Hadi merupakan
sastrawan Indonesia asal Sumatra
Barat, daerah yang banyak mencetak sastrawan, baik tempo dulu maupun
saat ini.
Sastrawan yang berasal dari daerah Sumatra Barat
ada yang berkarya di
tanah kelahirannya dan ada pula yang membina produktivitasnya di
perantauan. Salah seorang sastrawan asal Sumatra Barat yang banyak menghasilkan karya di tanah kelahirannya adalah Wisran Hadi.Setelah menyelesaikan sekolah guru agama di Padang,
Wisran melanjutkan pendidikannya ke Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI)
Yogyakarta dan tamat tahun 1969. Untuk menyalurkan kreativitas generasai Padang
dalam dunia teater, Wisran mendirikan sanggar Teater Bumi pada tahun 1978 di
Padang. Yang menarik dari karya-karya Wisran adalah adanya
upaya untuk menghidupkan kembali tradisi dan mitos
lama Minangkabau dan
Melayu ke dalam
bentuk kekinian. Akan tetapi, tidak tunduk kepada pemikiran masyarakatnya.
Wisran, dalam karya-karyanya, berupaya mentransformasikan mitos dan
nilai-nilai (lama) Minangkabau yang ada dalam tradisi dan cerita lama
Minangkabau dalam bentuk yang baru.Malin Kundang yang dalam mitos Minangkabau dan cerita
lama Minangkabau dikenal sebagai anak durhaka, tetapi diubah oleh
Wisran menjadi anak yang berguna.
Ada beberapa karya Wisran yang menggunakan teknik penceritaan seperti
itu. Di samping itu, warna religious juga banyak mewarnai karya Wisran. Di samping menghasilkan karya dalam bentuk naskah lakon, Wisran juga menulis puisi, cerpen, dan novel.
Ringkasan lain tentang Wisran Hadi