• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Rosihan Anwar

oleh : NasrulAzwar     

Pengarang : Pusat Bahasa Jakarta
Rosihan Anwar lahir tanggal 10 Mei 1922, di Kelurahan Kubang Nan Duo, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kesastrawanannya dimulai
dengan memublikasikan
puisi-puisinya di berbagai media massa pada waktu itu, antara lain, di
surat kabar Asia Raya, Merdeka, dan majalah mingguan politik dan budaya
Siasat.Di antaranya, puisi yang ditulis oleh pahlawan
kemerdekaan Filipina, Yose Rizal, yang berjudul “Mi Ultimo Adios”
(salamku yang terakhir), diterjemahkan Rosihan menjadi “Selamat
Tinggal”. Oleh karena itu, pada tahun 1961, dalam rangka
memperingati hari ulang tahun pahlawan itu, pemerintah Filipina
mengundang Rosihan Anwar ke negaranya. “Selamat Tinggal” (“Mi Ultimo Adios” dalam bahasa Indonesia) pun berkumandang, dideklamasikan oleh Rosihan, pada acara itu.
Pada suatu hari di tahun 1957 (saat Rosihan masih
menjabat sebagai pemimpin redaksi Pedoman), dalam sebuah resepsi,
Rosihan berseloroh kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama,
Kafrawi, “Kafrawi, you kapan memberi saya kesempatan naik haji?”
Sebenarnya, ia hanya bercanda. Perkenalan anatara Rosihan dan Ida terjadi ketika
mereka sama-sama bekerja di surat kabar Asia Raya, Rosihan adalah
reporter dan Ida adalah sekretaris pemimpin redaksi.
Diterbitkan di: Oktober 12, 2007
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.