Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > BAGAI SI PUNGGUK MERINDUKAN BULAN: MERINDUKAN ATAU MERINDUI?

.

BAGAI SI PUNGGUK MERINDUKAN BULAN: MERINDUKAN ATAU MERINDUI?

Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan : 79  kata: 600   Diterbitkan di: Oktober 11, 2007
Jika kita bandingkan dua edisi terakhir dari buku Tata
Bahasa Baku Bahasa Indonesia (TBBI), yaitu edisi kedua dan ketiga, pada
salah satu halamannya terdapat satu perubahan kecil, tetapi itu
merupakan perubahan yang fundamental. Perubahan
itu bukan di dalam uraian tetapi di dalam penulisan contoh kalimat,
yaitu menyangkut contoh (228) dari Bab IX pada edisi kedua (dicetak
ulang, di bawah ini, sebagai (1)) dan contoh (221) dari bab yang sama
pada edisi ketiga (dicetak ulang berikut ini sebagai (2)).
Mengapa hanya menang saja yang dilarang untuk
bergabung dengan -kan (dan harus dengan -i), dalam pengertian seperti
pada (1) dan (2) di atas. Akan halnya rindu
(seperti yang tertera pada judul makalah ini) dan sejumlah kata yang
lain dibiarkan saja dan tidak dikenai perlakuan sebagaimana yang
ditimpakan pada menang (dalam contoh (1) dan (2)).

1. ''menyebabkan (menjadikan) menang'' barang diberi
Allah umur panjang serta dimenangkan Allah daripada segala musuhnya 2.=
mempermenangkan ''menganggap satu pihak saja yang menang'', ''memihak
(menyebelah) kepada'' mereka bertiga sahajalah yang selalunya
memenangkan Masinah
Jika dicermati uraian makna pada kedua kamus itu, dapat tersingkapkan
perbedaan yang barangkali melatarbelakangi ihwal pemakaian -kan atau -i
pada verba menang pada contoh (1) dan (2) di atas.
Kalau pola (6) sama dengan pola (5), mengapa -kan pada
memenangkan yang tidak menghasilkan makna kausatif diganti dengan -i,
tetapi -kan pada melupakan, yang juga tidak menghasilkan makna
kausatif, tidak diganti pula dengan -i sehingga menjadi melupai?
Pertama, ada makna ganda dengan -kan pada kata memenangkan, sebagaimana yang terlihat pada contoh (3) dan (4). Kedua, tidak ada kesamaan makna -kan pada memenangkan dan mengalahkan, seperti yang tampak pada (5).
Yang dicoba dikeluarkan di dalam makalah ini ialah, jika ini merupakan
salah satu upaya pembakuan bahasa, mengapa penggantian dari -kan ke -i
itu hanya diterapkan pada kata menang, dan tidak pada kata rindu, lupa,
bangga, dan yang lain lagi yang belum disebutkan di dalam makalah ini.
Warna "Melayu" itu, yang antara lain, dapat terasakan
pada pemakaian -kan pada judul makalah ini, "Bagai si Pungguk
merindukan bulan", memang tidak disebut-sebut atau dibahas di dalam
banyak buku tata bahasa Indonesia.

Ringkasan lain tentang BAGAI SI PUNGGUK MERINDUKAN BULAN: MERINDUKAN ATAU MERINDUI?
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------