Tak dapat disangkal bahwa genre seni tradisi
pertunjukan yang paling banyak dieksplorasi oleh para sastrawan
mutakhir Indonesia adalah wayang. Pasemon
dalam wayang muncul dalam bentuk narasi yang
kuat atau pada dialog-dialog yang memungkinkan satu
kisah yang sarat
kritis disajikan dalam bentuk karikatural.Mereka mengadaptasi dan meminjam wayang sebagai sumber inspirasi dan memberi warna pada karya mereka. Sears menyebutnya sebagai ''anggur
baru dalam botol lama''.
Ia menegaskan bahwa
cerita wayang dan pertunjukkan wayang selalu sudah
kosong, tengah menunggu untuk diisi lagi oleh pendongeng baru dengan
cerita baru. Jadilah wayang semacam blue print yang di atasnya selalu bisa diberi kisah dan pesan-pesan baru.
udulnya saja berhasil mengubah citra wayang yang
serius
menjadi konyol dan meremaja, seperti Arjuna Wiwaha ha ha, Arjuna
Mencari cinta I, II, dan Arjuna droup Out. Sindhunata setia
menggali cerita-cerita wayang sesuai dengan pakemnya, namun
diekspresikan melalui Bahasa Indonesia yang indah dan puitis.
Jadilah Anak Bajang Menggiring Angin novelnya yang bersumber cerita
Ramayana versi Jawa itu, menjadi sebuah novel yang indah, puitis,
liris, dan kaya akan metafora baru.Tak hanya merepresentasikan ulang kisah tragik
Sumantri dan Sukrasana dalam kisah Arjunasasrabahu, namun ia juga
menambahkan tafsiran-tafsiran dan
konflik-konflik kejiwaan yang baru
sehingga terasa bahwa konflik pengabdian, kesetiaan, dan kepentingan
keluarga menjadi sangat universal dan selalu menjadi konflik yang abadi.
ama yang biasanya merupakan
tokoh hero bagi masyarakat
Jawa ditelanjanginya sebagai pemimpin yang tak menghargai kesetiaan,
ambisius, haus akan kekuasaan, dan berwatak agresor dan imperialis. Ia sengaja mengambil nama-nama tokoh wayang, namun konflik yang disajikan jauh melompati persoalan wayang.
Tokoh-tokoh wayang dalam novelnya seperti Larasati, Kakrasana, Durga
merupakan pasemon yang menyimbolkan persoalan-persoalan mutakhir
Indonesia.Dalam novelnya Perang, cerita-cerita wayang menjadi wahana dan ruang untuk mengejek tatanan sosial dan politik di Indonesia
Ringkasan lain tentang Wayang dan Sastra Indonesia Mutakhir