Apabila
pada tahun 2002 selisih antara ekspor dan
impor minyak mentah Indonesia masih lebih dari 2
miliar dollar AS, pada
tahun 2006 surplusnya tinggal 316 juta dollar AS. Namun,
dalam empat tahun terakhir,
defisit perdagangan
hasil minyak menggelembung luar biasa, dari hanya 2 miliar dollar AS
pada tahun 2003 menjadi 4,2 miliar dollar AS pada tahun 2004, dan sejak
2005 menembus 8 miliar dollar AS.
Defisit minyak
Secara keseluruhan, defisit minyak (minyak mentah dan hasil minyak) mencapai 7,9 miliar dollar AS pada tahun 2006.. Padahal, negara-negara yang tidak memiliki kekayaan
minyak bumi sama sekali pun pada umumnya memproduksi sendiri semua
kebutuhan BBM di dalam negeri.
Nafta inilah yang merupakan bahan baku utama bagi
industri petrokimia hulu penghasil aromatik dan olefin, yang
selanjutnya menjadi input bagi berbagai jenis industri, seperti
detergen, ban, foam, tekstil, botol, pipa, plastik, dan serat akrilik.Pemerintah tak bergegas
Sedemikian penting manajemen energi secara langsung memengaruhi kinerja
dan daya saing sektor industri, khususnya, dan hampir semua bidang
kehidupan lain, tetapi tak membuat pemerintah bergegas memiliki
kebijakan energi nasional yang padu.Dengan kelancaran pasokan gas dan batu bara sekalipun, PT PLN terus
mengalami tekanan dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat karena
kapasitas yang cekak.
Dengan kapasitas yang cekak, bahkan di beberapa wilayah sudah defisit, pemadaman bergilir tak terhindarkan.
Belakangan ini pemadaman kian kerap karena manajemen PT PLN sendiri tidak sigap dalam mengantisipasi kondisi terburuk.
Ditambah lagi dengan posisi monopoli yang dinikmati PT PLN yang membuat
mereka tak punya cukup insentif untuk melayani konsumen dengan
sebaik-baiknya.
Ringkasan lain tentang Manajemen Energi dan Krisis Listrik Nasional