Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Terjadi Perubahan Konsep, Teater Realis Tidak Lagi Dominan

.

Terjadi Perubahan Konsep, Teater Realis Tidak Lagi Dominan

Summary rating: 2 stars 2 Tinjauan
Pengarang : Kompas
Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan : 172  kata: 300   Diterbitkan di: Oktober 05, 2007
Tumbangnya Orde Lama serta pergeseran penokohan dalam
sebuah pentas teater merupakan beberapa penyebab tergesernya teater
realis dari panggung. Demikian salah satu butir pemikiran pengamat teater
Indra Tranggono yang disampaikan dalam pembukaan Pameran Jejak Realisme
Indonesia, yang diselenggarakan Pustaka Teater Garasi, pekan lalu di
Teater Garasi.Keberadaan Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI) di
Jakarta pertengahan tahun 1950-an ikut memperkokoh keberadaan teater
realis.Indra mencatat sejumlah kelompok juga memunculkan
teater realis di Yogyakarta, seperti Asdrafi (Akademi Seni Drama dan
Film Indonesia) yang dimotori oleh Sri Murtono, Kelompok UGM dengan
Umar Kayam sebagai penggeraknya, Teater Indonesia dengan Kirjomulyo dan
Iman Soetrisno, serta Teater Muslim-nya Mohammad Diponegoro.
Seniman teater yang lahir dari teater realis banyak yang mempunyai nama
besar, seperti Teguh Karya, Koesno Soejarwadi, Arifin C Noer, dan
Maroeli Sitompoel.

Ringkasan lain tentang Terjadi Perubahan Konsep, Teater Realis Tidak Lagi Dominan
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------