• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Panggung Teater Realis Indonesia

.

Panggung Teater Realis Indonesia

oleh : NasrulAzwar     

Pengarang : PUTU FAJAR ARCANA
BANYAK yang percaya bahwa naskah Anton Chekov berjudul
Nyanyian Angsa adalah karya studi pengarang Rusia itu yang ditulisnya

pada 1886. Di dalamnya memang terdapat sejenis
cerita "berbingkai", di mana seorang aktor gaek mengenangkan dan
memainkan karakter-karakter tokoh panggung yang sudah ia geluti selama
45 tahun.Program ini sendiri akan berlangsung sampai Kamis
(2/12) nanti, dengan menampilkan beberapa kelompok teater realis
seperti Teater Populer (Jakarta), Teater Gapit (Solo), Teater Makassar
(Makassar), Teater Aristokrat (Jakarta), Komunitas 108 (Denpasar), dan
Teater Gidag-Gidig (Solo).
Aktor tua Vassili dan juru bisik Nikita, yang
dimainkan dengan cukup baik oleh Triadji dan Raksa, berkali-kali
memeragakan tokoh-tokoh, katakanlah yang ada dalam lakon Hamlet dan
King Lear (keduanya karya William Shakespeare), yang pernah mereka
mainkan dahulu.Perubahan karakter demi karakter itu, yang tadinya
hanya berupa fragmen-fragmen, justru tersambungkan membentuk alur yang
kemudian digerakkan oleh kemahiran seorang aktor di dalam menghayati
perannya. Tentu saja di dalamnya tidak hanya
terdapat aliran peristiwa, tetapi juga sebuah pertunjukan dengan gestur
yang kental dan mimik yang sangat menonjol.Secara institusional ATNI (Akademi Teater Nasional
Indonesia) yang dimotori tiga dramawan Usmar Ismail, D Djajakusuma, dan
Asrul Sani tahun 1950-an, mengajarkan realisme di dalam berteater."Masukan ini diam-diam telah membelokkan perjalanan
teater modern Indonesia tidak ke realisme Barat, tetapi pada realita
manusia Indonesia yang akrab dengan teater ’absurd’," kata Putu Wijaya.Berikutnya kita akan lihat, seperti apa pentas yang
digelar Teater Populer di masa kini, setelah disutradarai oleh Slamet
Rahardjo, dan juga beberapa kelompok lain dari berbagai daerah.
Realisme macam apakah yang akan mereka gelar di atas panggung teater
modern Indonesia, yang kini dipenuhi oleh beragam kecenderungan gaya
itu....
Diterbitkan di: Oktober 05, 2007
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.