Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Angelina Jolie Juwita Pembela Juruwarta Daniel Pearl in A Mighty Heart

.

Angelina Jolie Juwita Pembela Juruwarta Daniel Pearl in A Mighty Heart

Pengarang : A.Kohar Ibrahim
Summary by : akibr
Kunjungan: 132
kata: 600
Diterbitkan di: September 16, 2007
Angelina Jolie   Juwita Pembela Juruwarta Tercinta   Oleh:  A.Kohar Ibrahim     BRUSSEL Minggu 16 September 2007, salah sebuah dari serangkai media massa menggelitik hati dan pikiranku. Seraya berbisik dalam hati : „ Sekali kali jangan biasakan meremehkan kaum wanita. Karena selain keperempuanannya – kelembutan perasaan, terutama keibuannya – wanita bisa  teguh bersitegar bak granit. Bisa jadi pejuang pemberani yang pantang mundur dihadapan ragam macam ujian kesulitan dan bahaya mengancam“.   Apalagi jika yang diperjuangkannya demi kebenaran dan keadilan. Dan apa pula jika yang dibela diperjuangkannya adalah seorang kekasih sekaligus suami yang dicintainya serta bapak dari buah hatinya. Buah cinta-kasih yang baru beberapa bulan dalam kandungannya. Lebih-lebih lagi jika sang lelaki itu adalah korban kezaliman ketika melakukan tugas kewajibannya – selaku juruwarta. Sama sama juruwarta.  Maka sang wanita itu benar-benarlah menjadi juwita pembela sang juruwarta tercinta.   Demikikanlah hakikat karakter yang dibawakan oleh aktris kondang Angelina Jolie – selaku juwita Mariane dalam membela sekaligus mengungkap nasib juruwarta Daniel Pearl. Sang suami tercinta – korban penculikan lalu pemenggalan kepala oleh grup teroris Pakistan, selagi maraknya Perang Afghanistan. Perang penumbangan rezim Taliban meyusul Peristiwa 11 September 2001. Peristiwa penghancuran Twins Towers New York yang dahsyat itu.   Dalam wawancarnya dengan Cine Revue terbaru minggu ini, terkesankan betapa kuat-indahnya cintakasih wanita yang sejati. Sekaligus juga betapa kuat-indahnya perhatian, solidaritas, kesamaan alam perasaan-pikiran kaum wanita berkenaan dengan kehidupan kekeluargaan: dengan suami dan buah hati mereka.   Sesungguhnyalah, seperti judulnya yakni “A Mighty Heart” atau versi Perancisnya: “Un Coeur Invaincu” memang mengungkapkan kekuat-luhuran Hati yang pantang menyerah-kalah di depan situasi yang penting lagi genting.   Maka wajarlah untuk memerankan tokoh wanita macam Mariane dalam situasi-kondisi demikian, bagi Angelina Jolie tidaklah gampang. “Saya sangat khawatir, tak pernah merasa amat gelisah-resah,” ujarnya, seraya menjelaskan sering tak bisa tidur menjelang akting di depan kamera. Malah ada saatnya merasa kaku-kejang, semata-mata mengingat kisah derita sang tokoh yang diperankannya. Tapi syukurlah, keyakinan Mariane yang juga diyakininya, memberikan dorongan untuk membawakan perannya selaku aktris yang bukan hanya cantik-rupawan, melainkan sebagai juwita yang handal – cakep pula cakap.   Film melodramatic tersebut, begitu kelar dan diputar, mendapat sambutan hangat kalangan  kritikus cinema. Meski pemegang peran-peran utamanya yang mendampingi Angelina Jolie tidak terdapat nama Brad Pitt, melainkan Dan Putterman, Archi Panjabi dan Irfan Khan. Dengan sutradara: Michael Winterbottom. Sedangkan Brad Pitt memposisikan diri sebagai produsernya. *** (Akibr)
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.