Bila
diibaratkan tubuh, bagian mana dari
Kota Padang
ini yang merupakan
jantung?
Atau adakah ia memiliki jantung, sebagai
pusat denyut dan
sumber kehidupan ini? Mungkin
saja kota ini memiliki jantung, yang
dipercaya sebagai
centrum yang biasanya ditandai
dengan lokasi yang nyaman dan
tempat cukup hangat untuk berdiam agak
sebentar. Sementara jalan-jalan dan tempat-tempat di sekitar centrum
itu merupakan urat nadi dan arteri yang mendukung aliran kehidupan
untuk memompa semangat dan daya hidup masyarakatnya. Centrum
dalam pengertian ini memang tidak harus berada di pusat, tepat di
tengah-tengah. Karena yang tepat berada di tengah-tengah tubuh kita
adalah pusat, atau pusar. Centrum untuk sebuah kota dapat saja berada
di pinggir kota, atau berada agak ke pinggir. Namun, dari centrum
inilah orang-orang dapat menentukan orientasi, diri, identitas mereka,
mau kemana atau tengah berada di mana. Dan
biasanya, centrum merupakan lapangan terbuka, tempat yang juga biasa
digunakan untuk acara massif, seperti pasar malam atau festival. Tempat
yang tidak begitu jauh dari pusat aktivitas yang lain seperti pasar
atau pusat perbelanjaan. Dan untuk wilayah Kota Padang, centrum ini,
sebenarnya, dapat diwujudkan dengan menjadikan sejumlah titik lokasi
sebagai alternatifnya. Misalnya saja di taman terbuka Imam Bonjol yang
selama ini memang sudah diisi dengan sejumlah kegiatan massif. Atau
juga dengan memanfaatkan Taman Melati, yang selama ini memang jauh dari
nuansa pemanfaatan acara-acara umum. Atau juga Taman Budaya yang
sekarang sedang menjadi perbincangan menarik seputar pengelolaan dan
masa depannya. Sementara
sejumlah titik lokasi ini telah didukung oleh prasarana yang lain,
terutama dari segi jalan, seperti sepanjang Permindo, M. Yamin, Bundo
Kanduang, dan sekitarnya. Pengembangan Kota Padang yang memiliki
orientasi ke arah utara, juga harus disiapkan sejumlah lokasi untuk
menampung kebutuhan masyarakat dalam hal rekreatif semisal ini. Hanya
saja, memang, faktor pendukung yang tak kalah penting, kreativitas dan
kegiatan-kegiatan yang menarik seputar budaya, belum menjadi bagian
yang penting sehingga jarang sekali terdengar atau dilakukan.Pada saat-saat tertentu, liburan atau ujung minggu panjang (long weekend),
di sekitar kawasan pantai Padang dan sepanjang kawasan pantai yang
sedang dibenahi menjadi jalan utama untuk mencapai bandara, cukup ramai
dikunjungi, terutama pada sore hari. Setidaknya untuk menghemat dana,
sebagian masyarakat yang berkeinginan untuk berekreasi mempergunakan
tempat ini sebagai pengganti hiburan ke luar kota, yang memang banyak
tersedia. Jika hal ini disadari, misalnya saja oleh dinas pariwisata
atau pengelola tempat-tempat hiburan, penyediaan centrum dengan segala
aktivitasnya, menjadi sebuah tawaran yang menarik.
Ringkasan lain tentang Centrum