• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Ilmu Sosial>Mengenang Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan

.

Mengenang Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan

oleh : NasrulAzwar     

Pengarang : Anas Nafis
Tulisan
ini berasal dari majalah resmi pemerintah “Madjalah Penerangan Sumatera
Tengah” No. 112, 15 Djuli 1953,
tahun IV dengan judul tulisan “PAHLAWAN NASIONAL AZIZ CHAN”
 Melihat judul tulisan di atas serta suara-suara yang berkembang
belakangan ini agar beliau diusulkan sebagai “Pahlawan Nasional”, hemat
penulis sebelum permintaan itu disampaikan, ada baik diteliti terlebih
dahulu mengapa sampai ada judul majalah pemerintah tahun 1953 itu
seperti demikian.
Walikota Padang Pertama
Pemerintah Inggris di London mengumumkan akan menarik pasukannya dari
seluruh wilayah Indonesia mulai tanggal 30 Nopember 1946. Sementara itu
pihak Belanda atau yang lebih dikenal dengan sebutan NICA (Netherland Indies Civil Administration)
yang semula membonceng pendaratan pasukan Sekutu (baca Inggris) ke
Indonesia untuk melucuti serdadu Jepang yang kalah perang, mengambil
alih kekuasaan di daerah-daerah yang ditinggalkan pasukan sekutu
(Inggris) tersebut. Di antara yang diambil alih itu ialah kota Padang.
Anas Nafis, Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan
Di kota yang dipenuhi pasukan asing (termasuk serdadu Belanda) inilah
Bagindo Aziz Chan ditugaskan sebagai Wali Kota oleh Pemerintah Republik
Indonesia.
Sumber: www.ranah-minang.com/content.php?article.186
Sungguh penempatan yang amat berani, penuh resiko, bahkan dapat dikatakan tidak masuk akal.
Anas Nafis, Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan
Mengenai dipilihnya Bagindo Aziz Chan selaku Wali Kota Padang ini, buya Hamka mengatakan:
Sumber: www.ranah-minang.com/content.php?article.186
Setelah Pemerintah Belanda meluaskan kekuasaan di kota Padang dan
sekitarnya, TRI (Tentara Republik Indonesia) mundur ke daerah “darat”
(pedalaman), namun tempat-tempat penting masih dalam kekuasaan
Pemerintah Republik Indonesia.
Anas Nafis, Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan
Ketika dipertimbangkan siapa yang akan diangkat menjadi Wali Kota
Padang, sebab markas tentara dan Pemerintah Republik telah dipindahkan
ke Bukit Tinggi, seorang pun tidak ada yang berani. Akhirnya jatuhlah
pilihan kepada Bagindo Aziz Chan. Jabatan penting yang berbahaya ini,
diterima beliau dengan ucapan Bismillah.
Sumber: www.ranah-minang.com/content.php?article.186
Diterbitkan di: September 07, 2007
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.