Ilmu dari negeri china?
Kewajiban menuntut ilmu tidak memandang usia dan tempat, bahkan kita bisa mendapatkan sebuah pembelajaran bukan saja hanya di dalam kelas tetapi juga dari alam semesta. Bukan hanya di sekeliling kita bahkan yang tidak tampak pun dapat menjadi bahan pembelajaran bagi yang tampak. Sedangkan alam semesta ini pun tidak akan pernah selesai kita pelajari sepanjang usia manusia, dengan bukti yaitu adanya perkembangan yang pesat baik dalam bidang teknologi maupun bidang yang lain, yang terus dikembangkan secara bertahap.
Tak heran ada sebuah ungkapan lama yang mengatakan tuntutlah ilmu sampai ke negeri china. Dalam benak saya bukan kenapa harus ke negeri china?, tapi pasti ada sebuah ilmu atau pelajaran yang belum tentu didapat dari negeri lain. Terlintas di benak seketika itu, begitu pesatnya roda perekonomian yang digerakkan begitu banyak orang keturunan china entah itu murni atau campuran entah itu di negeri china sendiri maupun di negeri lain tapi yang pasti mereka mempunyai pengaruh besar dalam bidang ekonomi selain jumlah penduduk terbanyak di dunia. Beberapa penafsiran dari ungkapan tersebut menjelaskan bahwa negeri china merupakan negeri yang penuh pembelajaran tentang kebijaksanaan baik itu dalam urusan bisnis maupun kehidupan. Begitu juga banyak cerita penuh motivasi dalam berbagai perjalanan kehidupan. Jadi, dapat menjadi inspirasi bahwa harus adanya keseimbangan antara qualitas dan quantitas hidup yaitu hidup yang bermakna dan materi yang menyertai dalam hidup. Contohnya seperti kata Zen Hui (pemikir china) “Orang yang menghabiskan hidupnya untuk mengejar segalanya akan terkubur oleh segala yang dikejarnya.