Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Menolak Ranperda Tanah Ulayat

.

Menolak Ranperda Tanah Ulayat

Pengarang : Nasrul Azwar
Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan : 89  kata: 300   Diterbitkan di: Agustus 12, 2007
Katiko 12/08/1902Bung Hatta Lahir di BukittinggiPada tanggal 12 Agustus 1902, lahirlah seorang putra bangsa di Bukittinggi, Minangkabau. Putra itu a..... Masyarakat Adat Nusantara telah melakukan pelbagai pertemuan-pertemuan
wilayah yang dilangsungkan di berbagai tempat, termasuk di Sumatra
Barat yang diprakarsai oleh Lembaga Riset dan Advokasi (LRA) Padang
beberapa waktu lalu. pertemuan di Sumatra Barat terbatas Pada 30 orang
perwakilan masyarakat Minangkabau dari wilayah pedalaman.

Semua pertemuan tersebut pada dasarnya memiliki tujuan yang sama:
melanjutkan pembahasan dengan lebih mendalam dan mendasarkan pada
konteks lokal, tentang isu-isu yang yang berkembang.

Sebagai contoh, di Sumatra Barat, tiga puluh orang tokoh masyarakat
adat (nagari) telah mengidentifikasikan persoalan perampasan lahan dan
hutan oleh perusahaan penebangan kayu dan perkebunan sebagai masalah
utama yang mereka hadapi. Hal ini, selain penerapan paksa sistem
pemerintahan desa yang seragam, menyebabkan hancurnya mekanisme
tradisional dalam mengatur eksploitasi sumber daya alam.

Masyarakat adat yang bangkit melawan kekuatan perusahaan, penanam modal
dan para pejabat negara yang mengancam hak-hak ulayat mereka harus
menghadapi intimidasi, penangkapan dan pemenjaraan...

Ringkasan lain tentang Menolak Ranperda Tanah Ulayat
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------