Ranah-Minang.Com - Studio
Songket ErikaRianti Padang akan menggelar
pameran songket
lama Minangkabau pada
tanggal 16-23 November 2006 di Galeri Cemara 6 Jakarta. Songket lama
Minangkabau yang dipamerkan merupakan hasil
revitalisasi motif lama
songket di Minangkabau yang pernah berkembang di tengah masyarakat
sekitar 100-150 tahun yang lalu. Sekitar 30
helai selendang batabua dan
balapak, 10 helai kain tutuik kapalo, dan 5 helai ikek pinggang dengan
berbagai motif akan dipamerkan selama satu pekan. Selain pameran,
dilaksanakan peluncuran buku tentang songket Minangkabau dan juga
diskusi bertema "Revitalisasi Songket Minangkabau". Diskusi
menghadirkan Dr Sativa Sutan Azwar-Arryman, salah seorang peneliti
songket Minang, Ninuk Pambudy, (jurnalis Kompas), dan Bernhard Bart,
konseptor revitalisasi songket lama Minangkabau.
Menurut
Fasli Jalal, ketua palaksana, pameran ini bermaksud untuk
menyosialisasikan kembali motif lama songket Minangkabau. Motif lama
itu, memiliki makna filosofis dalam setiap motifnya. Juga, diharapkan,
dengan adanya pameran ini, sentra-sentra tenun di Sumatra Barat
termotivasi untuk ikut serta merevitalisasi motif lama, dan ikut
mempertahankan, bahkan meningkatkan kualitas produksi songket
Minangkabau seperti yang pernah dikerjakan oleh para penenun terdahulu.
Ringkasan lain tentang Pameran Revitalisasi Songket Lama Minangkabau