Halaman Utama Shvoong > Ilmu Sosial > Geliat Kesenian Tradisi Minangkabau

.

Geliat Kesenian Tradisi Minangkabau

Summary rating: 1 stars 1 Tinjauan
Pengarang : Yurnaldi
Summary by : NasrulAzwar
Kunjungan: 106
kata: 300
Diterbitkan di: Agustus 03, 2007
function WinOpen() {

msg=open("sung20f.htm", "DisplayWindow","location=no,status=no,scrol lbars=no,resizable=yes,width=400,height=200,toolbar=no,directories=no,menubar=no");
}KEBERADAAN Ranah Minangkabau atau Sumatera Barat dalam dunia kesenian
secara umum di Tanah Air, setidaknya punya sejarah yang mengagumkan dan
sampai kini terus berlanjut. Sebutlah, misalnya, di bidang
kesusasteraan, ada Chairil Anwar, Mochtar Lubis, Asrul Sani, Nur Sutan
Iskandar, Hamka, Muhammad Yamin, AA Navis sampai Taufiq Ismail, Wisran
Hadi, Leon Agusta, dan Hamid Jabar serta sederetan panjang nama lainnya.
Di bidang seni rupa, ada
Zaini, Oesman Effendy, Nashar, Syaful Adnan, Syahrizal dan beberapa
nama lain, berhasil menjadi perupa yang dikenal di Indonesia. Dalam
seni patung, ada nama Arbi Samah, sebagai pelopor patung abstrak
Indonesia. Di bidang seni keramik, ada nama Body Dharma, yang karya
keramik seninya, tercatat sebagai termahal di Indonesia. Di bidang
teater ada Wisran Hadi, yang terakhir meraih SEA Write Award.
Atau, di bidang tari ada
nama Huriah Adam, Gusmiati Suid, Boy G Sakti, Tom Ibnur, Ery Mefri,
Deslendra, dan Indra Yudha, yang sudah malang melintang di pentas
nasional dan internasional.
Orang boleh saja mengatakan
itu dulu. Sebenarnya benang merah sejarah itu terus berlanjut.
Nama-nama setelah itu, juga masih diperhitungkan di Indonesia seperti
Harris Effendi Thahar, Darman Moenir, Yusrizal KW, Gus tf Sakai, dan
Khairul Jasmi, serta sejumlah nama lain untuk bidang sastra.
Barangkali, kalau disebut satu per satu per bidangnya, terlalu panjang.
Yang ingin dikemukakan
sebenarnya adalah, bahwa proses regenerasi senimannya, proses
revitalisasi dan restorasi keseniannya, terus saja berlangsung sampai
sekarang. Meski dunia kesenian itu sendiri kurang mendapat dukungan
dari pemerintah, atau dukungan ada tapi setengah hati, masing-masing
seniman tak mempersoalkan hal tersebut.
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.