Catatan Kritis Pekan Budaya Sumatra Barat 2007
Summary rating: 4 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
195
kata:
300
Diterbitkan di: Juli 24, 2007
Dari Program
yang Gagal sampai Mainan Anak-anak
Oleh Nasrul Azwar, Presiden Aliansi Komunitas
Seni Indonesia (AKSI) Padang
Pekan Budaya Sumatra Barat 2007 resmi ditutup
oleh Gubernur Sumatra Barat, Gamawan Fauzi, pada 14 Juli 2007 di Teater Utama
Taman Budaya Sumatra Barat. Di tempat ini juga, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla,
pada 8 Juli 2007 membuka secara alek yang sama.
Galibnya sebuah alek—katakanlah Pekan Budaya—yang
disponsori langsung dan tunggal oleh APBD Sumatra Barat yang dikelola dan
dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Sumatra Barat, maka
laporan yang disampaikan berkisar kesuksesan besar alek tersebut. Seperti yang
sudah-sudah, indikator keberhasilannya adalah jumlah pengunjung yang datang ke Pekan Budaya itu.
Dalam laporan Ketua Umum Pekan Budaya di depan
Gubernur Sumatra Barat, dikatakan, sebanyak 65.000 orang datang ke Taman Budaya
Sumatra Barat semenjak tanggal 8-14 Juli 2007. “Jumlah ini cukup
menggembirakan,” kata James Hellyward dalam pidatonya.
Selain jumlah pengunjung, yang kita sendiri tak
tahu bagaimana mengukur dan mendapatkan hasil yang demikian itu, juga
disebutkan bermacam acara seni dan budaya yang diikuti kota dan kabupaten
se-Sumatra Barat, berjalan dengan baik dan sukses, termasuk los lambuang itu.