Penelitian ini bermaksud untuk mengukur dan mengetahui pengaruh
faktor internal
konsumen dan kinerja
bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian komoditi teh oleh komsumen rumah tangga di Provinsi Jawa Barat. Variabel
Penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah variabel internal dari diri konsumen yaitu: budaya, kelas sosial, karakteristik individu, dan faktor psikologis; dan kinerja bauran pemasaran yaitu: produk, harga, saluran distribusi, dan promosi.
Objek penelitian yang digunakan adalah konsumen teh rumah tangga di Provinsi Jawa Barat,
dengan menggunakan metode survey terhadap sampel penelitian. Sampel penelitian sejumlah 205 rumah tangga dilakukan dengan
multi stage cluster sampling dan simple random sampling. Ukuran sampel ditetapkan melalui formula Yamane (1967) dengan tingkat presisi 93 %.Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif dengan teknik pendekatan interval skor dan analisis jalur
(path analysis) Hasil analisis deskriptif dengan menggunakan interval skor menunjukkan bahwa faktor internal konsumen yang meliputi budaya dan faktor psikologis konsumen memiliki kategori sangat kuat, serta faktor karakteristik individu memiliki kategori kuat. Akan tetapi, kelas sosial termasuk kategori lemah dalam keputusan pembelian komoditas teh. Kinerja bauran pemasaran terdiri atas produk, harga, saluran distribusi, dan promosi semuanya termasuk kategori kuat dalam keputusan pembelian komoditas teh.
Secara simultan maupun parsial faktor internal konsumen dan kinerja bauran pemasaran berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian komoditas teh oleh konsumen rumah tangga. Kontribusi pengaruh paling tinggi adalah variabel kinerja bauran pemasaran, yaitu sebesar 39,21 %, dan internal konsumen sebesar 34,37 %, sedangkan pengaruh varians atau variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini adalah sebesar 26,42 %.
Berdasarkan hasil uji organoleptik dengan melakukan pengujian terhadap rasa, aroma, dan warna air seduhan terhadap beberapa merek teh, menunjukkan bahwa pilihan masing-masing konsumen rumah tangga relatif berbeda dalam hal menentukan merek teh yang biasanya dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena produsen teh kurang gencar melakukan promosi dan merek tersebut relatif tidak tersedia di pasar.
Ringkasan lain tentang PENGARUH FAKTOR INTERNAL KONSUMEN DAN KINERJA BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOMODITA