Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Produk>Otomotif>Pemeriksaan Baterai/Aki Kendaraan

Pemeriksaan Baterai/Aki Kendaraan

oleh: Stargoldman    
ª
 
Pemeriksaan Baterai/Aki Kendaraan

Baterai merupakan komponen elektro kimia yang dibuat untuk mensuplai kebutuhan listrik pada sistem starter, sistem pengapian, sistem penerangan dan sistem kelistrikan lainnya. Karena terus-menerus mensuplai listrik baterai akan kehilangan banyak energi. Energi yang hilang akan diisi kembali oleh alternator melalui sistem pengisian. Siklus ini terjadi secara terus-menerus sehingga akan mempengaruhi kondisi baterai.
Untuk menstabilkan kondisi baterai harus dilakukan pemeriksaan secara teratur. Langkah-langkah pemeriksaan baterai adalah sebagai berikut :
1) Pemeriksaan Kotak Baterai
Periksalah keadaan kotak baterai, apakah ada bagian kotak yang tidak rata (bisa cekung atau cembung). Hal ini disebabkan karena kelebihan atau kekurangan muatan. Periksa juga keretakan pada kotak baterai. Apabila kondisi baterai sudah parah maka harus diganti.
2) Pemeriksaan Volume Elektrolit
Pada kotak baterai terdapat tanda upper dan lower. Volume elektrolit yang ideal antara tanda tersebut. Apabila volume melebihi batas upper akan mengakibatkan panas yang berlebihan oleh karena itu volume elektrolit harus dikurangi. Dan apabila volume kurang dari batas lower, arus yang dihasilkan baterai sedikit, untuk mengatasinya, tambahkan air accu sampai batas yang ditentukan.
3) Pemeriksaan Berat Jenis
Berat jenis elektrolit adalah perbandingan asam sulfat dan air sulingan. Untuk mengetahui berat jenis digunakan alat yang bernama hydrometer. Caranya, tekan pipet pada hydrometer lalu masukan ke lubang baterai maka elektrolit akan masuk ke hydrometer dan mengangkat pelampung yang ada didalamnya, kemudian lihatlah skalanya. Berat jenis yang ideal antara 1,26-1,28. Apabila kurang dari 1,26 maka tambahkan accu zuur. Dan apabila lebih dari 1,28 maka tambahkan air accu.
4) Pemeriksaan Tutup
Periksa keadaan tutup dan semprotlah lubang ventilasi pada tutup baterai, pastikan lubang tidak tersumbat karena apabila tersumbat uap yang dihasilkan oleh reaksi kimia tidak bisa keluar. Akibatnya kotak baterai bisa menjadi cembung.
5) Pemeriksaan Terminal Baterai
Bersihkan kedua terminal dari kotoran-kotoran yang dapat menghalangi induksi listrik.
6) Pemeriksaan Tegangan Baterai
Untuk memeriksa tegangan baterai gunakan baterai tester. Tegangan baterai biasanya adalah 12 volt, apabila kurang dari 12 volt maka baterai perlu dicharger.

Setelah semua pemeriksaan telah dilakukan, uji baterai pada rangkaian. Bila semua sistem dapat berfungsi dengan baik maka baterai siap digunakan kembali.
Diterbitkan di: 14 Nopember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    seperti apa baterai yang bagus Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.