Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Produk>Otomotif>Cdi (Capasitive Discharge Ignition)

Cdi (Capasitive Discharge Ignition)

oleh: lungmy    
ª
 
CDI (Capasitive Discharge Ignition) adalah salah satu komponen pada sistem pengapian yang berfungsi untuk mengontrol tegangan dan waktu pengapian ke koil pengapian. Listrik akan disimpan sementara pada kapasitor di CDI yang kemudian akan dialirkan ke koil apabila ada sinyal dari pulser (sensor).
Berdasarkan sumber arusnya, pengapian CDI dibagi menjadi dua yaitu :

1. Sistem Pengapian CDI AC, yaitu sistem pengapian yang sumber arusnya berasal dari alternator atau biasa disebut spul pengapian.
2. Sistem pengapian CDI DC, yaitu sistem pengapian yang sumber arusnya berasal dari baterai atau accu.

Sistem pengapian CDI bisa disebut sebagai sistem pengapian elektronik, karena CDI merupakan perangkat elektronik. Sebelumnya ada sistem konvensional atau sistem platina. Pendek kata CDI hadir untuk mengganti platina dan segala kekurangannya.
Adapun beberapa keunggulan sistem CDI dibandingsistem platina antara lain :

1. Tidak perlu ada maintenance periodik karena CDI tidak perlu penyetelan berkala seperti platina.
2. Lebih awet
3. Tidak berisiko terhadap keausan karena bekerja secara elektronik tidak bekerja secara mekanis seperti pada platina
4. Listrik yang disuplai ke koil relatif stabil dari waktu ke waktu. Berbeda dengan platina, listrik yang mengalir ke koil terpengaruh oleh kondisi platina. Platina aus dan kotor akan mempengaruhi kualitas pengapian.
5. Timing pengapian akan lebih stabil. Sedangkan platina dapat berubah bergantung pada celah platina.

Oleh karena itu mesin dengan sistem pengapian CDI akan lebih efektif, efisien dan ekonomis dibanding teknologi konvensional
Diterbitkan di: 13 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.