Angkatan darat AS minggu ini menandatangani kontrak pengadaan sekitar 70 an unit helikopter Serbu Apache Blok III dengan Boeing. AH-64D Longbow III ini tidak hanya akan di pesan oleh AB AS namun juga termasuk dalam kontrak pertahanan terbesar Arab Saudi dengan Amerika beberapa waktu lalu dengan nilai total US$ 60 triliun.
Kontrak pertahanan Arab Saudi terdiri atas pengiriman puluhan pesawat tempur F-15 dengan spesifikasi yang di inginkan oleh AU Kerajaan Arab Saudi, helikopter serbu Apache blok III dan Helikopter Transport militer Sea Knight.
Sementara AD AS menganugerahi kontrak kepada Boeing untuk pengadaan 690 unit helikopter Apache blok III senilai US$ 247 juta. Penganugerahan kontrak ini di lakukan pada tanggal 22 oktober tahun ini. Produksi massal akan di mulai dari tahun 2013. Sementara itu, Boeing akan lebih dahulu memulai produksi Apache pesanan Arab Saudi.
Rancangan Apache blok III ini sepenuhnya akan menggunakan komposit baru yang memiliki umur mid lifenya tidak terbatas alias nol, seperti yang di kemukakan oleh direktur untuk divisi pengembang usaha helikopter Boeing, Mike Burke.
Mike Burke sendiri bersikeras mengatakan bahwa Apache Blok III bukanlah di kategorikan sebagai heli serbu baru tetapi lebih dapat di sebut pembaharuan dari Apache blok awal.
Rupanya, Boeing hendak membagi produksinya dalam 2 tahapan. Produksi tahap pertama akan lebih menekankan pada penggantian komponen avionik, rotor utama dan sistem persenjataannya. Namun kerangka heli yang sudah ada tetap di gunakan kembali.
Boeing mengatakan akan membuat helikopter baru seutuhnya ketika produksi tahap kedua di mulai. Boeing menjanjikan pengiriman tahap pertama kepada AD AS pada tahun 2011. Beberapa jenis komponen penginderaan untuk Apache telah di pesan ke Lockheed Martin.
Taiwan dalam beberapa pekan mendatang juga akan menerima heli-heli serbu Apache blok III yang merupakan bagian dari pesanan peralatan pertahanan yang di pesan selama pemerintahan Bush dalam rangka menghadapi maupun mengimbangi kekuatan militer Cina di Asia.