Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Produk>Pengolahan Umbi Garut

Pengolahan Umbi Garut

oleh: chompsoon    
ª
 

Aneka Olahan Umbi Garut

Umbi garut merupakan bahan makanan sehat dan dapat diolah menjadi beraneka jenis bahan makanan. Umbi garut dapat membantu persediaan pangan yang sehat, karena tidak mengandung purin yang menyebabkan asam urat tinggi, kandungan serat tinggi, kandungan kolesterol sangat rendah, dan mengandung barium untuk mempercepat pencernaan. Sedangkan dalam hal konsumsi umbi garut dapat diolah menjadi makanan kecil/snack dan bahan makanan seperti emping, kripik, pati, tepung, dan lain-lain (Handayani, 2011) .

1. M akanan kecil/snack

Umbi garut dapat dikonsumsi sebagai makanan kecil dengan cara direbus atau dikukus kemudian dikupas dan dikonsumsi seperti singkong atau ubi rebus.

2. E mping g arut

Emping merupakan salah satu bentuk olahan umbi garut. Emping garut mentah berwarna putih kekuningan dan terlihat jelas serat umbinya. Pengolahan emping garut sebaiknya menggunakan umbi yang dipanen pada umur 6−8 bulan setelah tanam. Rendemen emping garut dari umbi yang dipanen pada umur 6 bulan setelah tanam lebih tinggi (24,55%) dibandingkan dengan umbi yang dipanen pada umur 8 dan 10 bulan setelah tanam. Begitu pula dengan kadar seratnya. Tingkat kebeningan emping secara visual untuk ketiga umur panen umbi relatif sama (Djaafar, 2010).

Cara pengolahan emping garut adalah dengan perendaman, pengupasan, perebusan/pengukusan, pemotongan, penumbukan, dan pengeringan. Proses pengeringan mutlak diperlukan dalam proses pengolahan emping garut untuk mencegah tumbuhnya jamur sehingga dapat mempertahankan mutu emping garut.

3. Kripik garut

Sebagai bahan kripik dipilih ambil umbi garut yang berumur 6 – 7 bulan dan berkualitas baik. Pengolahan keripik garut terdiri dari perendaman, pengupasan, pengirisan, pencucian, penambahan garam, penirisan, dan penggorengan.

4. Pati garut

Pengolahan pati garut sangat sederhana dan dapat dilakukan pada industri rumah tangga di pedesaan. Umbi garut yang akan diolah menjadi pati sebaiknya dipanen pada umur 10 bulan setelah tanam, karena rendemen pati dan kandungan amilosanya tinggi. Kadar amilosa pati garut meningkat seiring dengan bertambahnya umur umbi . Untuk memperoleh pati garut, umbi dicuci bersih lalu digiling menggunakan mesin penggiling dan disaring hingga diperoleh larutan pati. Larutan pati diendapkan kemudian dibuang airnya. Pati basah lalu dicuci dengan menambahkan air, diaduk lalu diendapkan. Pencucian pati sebaiknya dilakukan 3−4 kali agar diperoleh pati yang berwarna putih. Dalam pembuatan cake dan roti, tingkat substitusi terigu dengan pati garut hanya 40%
Diterbitkan di: 01 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dimana bisa ditemukan pembudidayaan tanaman ini? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    sampai sejauh ini belum ditemukan pembudidaya umbi garut secara serius dan besar2n, tapi di daerah malang jatim sudah ada pembudidaya umbi garut yang mencoba serius untuk industri tepung 11 Agustus 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.