Selain menunggu kelahiran anak, momen memberi nama juga menjadi saat yang ditunggu-tunggu. Sebab, nama tersebut
akan digunakan oleh sang buah hati hingga dewasa nanti. Bahkan, beberapa orang mempercayai bahwa bagus tidaknya nama seseorang akan mempengaruhi nasib mereka kelak.
Banyak orangtua yang memberi nama bayinya dengan pertimbangan indah didengar dan serasi. Serasi yang dimaksud adalah keserasian nama si anak dengan nama keluarga, terutama untuk orangtua yang ingin anaknya memiliki nama keluarga di belakang namanya.
Nama bayi sebaiknya memiliki makna yang positif. Contohnya adalah nama Risky yang artinya orangtua berharap anaknya dilimpahi rezeki. Selain itu, beberapa orang juga biasa menyelipkan keterangan mengenai anak ke berapa dan lahir pada bulan apa anaknya. Contohnya, Satria Panca Julianto yang artinya kurang lebih, anak kelima yang lahir pada bulan Juli dan diharapkan menjadi orang yang tangguh seperti ksatria ke depannya.
Hal yang harus diperhatikan dalam memberi nama adalah jangan sampai orangtua memberi nama anaknya dengan pengharapan negatif. Walaupun tujuannya untuk mengingat kondisi saat itu, contohnya adalah nama Prihatini. Sebab, nama adalah cerminan doa dari orangtua kepada anaknya.
Bagaimana dengan memilih nama yang unik? Bagi orangtua yang ingin nama anaknya menarik, memberi namayang unik dapat menjadi alternatif. Contohnya dapat dilihat pada anaknya Melly Goeslaw dan Anto Hoed yang menamai anaknya Lelaki Hoed. Memberikan nama unik pada anak sah-sah saja selama terdengar indah, serasi, dan mudah diucapkan.
Jangan lupa juga untuk memperkirakan apakah nama tersebut memiliki nama panggilan yang mudah. Sehingga anak tersebut nantinya akan memili nama singkat yang mudah diingat.