• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Kompas

oleh : sikamaru    



Pendaratan di Bulan itu Bohong???
Tanggal 21 Juli 1969, astronot AS Neil Amstrong dan Edwin ‘buzz’ Aldrin berhasil
mendarat di bulan dalam misi Apollo 11. Mereka mengaku telah menikmati permukaan bulan selama 2,5 jam dan menancapkan sebuah bendera AS dan sebuah spanduk bertuliskan “ Disini manusia dari planet bumi menginjakkan kakinya pertama kali. Kami dating dengan damai untuk seluruh umat manusia “.
Kenyataan bahwa manusia pernah mendarat di bulan mulai dipertanyakan. Pasalnya video yang menunjukkan Neil Amstrong dan Edwin ‘buzz’ Aldrin mendarat di permukaan bulan ternyata penuh dengan keganjilan. Banyak pihak yang mulai skeptis dan menyangsikan keaslian video tersebut. Bahkan ada yang beranggapan bahwa video tersebut tidak dibuat di bulan, melainkan di suatu tempat khusus di Arizona, AS.
Ada tiga teori yang menentang keaslian video tersebut. Pertama, tidak tampak bintang sama sekali di langit bulan dalam video tersebut. Padahal di bulan tidak ada atmosfer sehingga seharusnya bintang-bintang terlihat lebih terang. Kedua, bendera AS yang ditancapkan oleh Neil Amstrong ke permukaan bulan tampak berkibar-kibar. Padahal di bulan tidak ada udara. Ketiga, ada teori bahwa para astronot mungkin akan terpanggang radiasi ketika menembus sabuk Van Allen dalam perjalanan ke bulan.
Lalu mengapa awalnya banyak yang percaya? Bagi AS, pendaratan di bulan adalah sebuah prestasi besar yang akan membuat mereka seolah-olah lebih unggul dari pesaing utama mereka waktu itu dalam program luar angkasa yaitu Uni soviet.
Dalam beberapa tahun terakhir, kepercayaan masyarakat soal pendaratan di bulan itu sudah semakin lemah. Dalam sebuah acara TV Fox (yang membahas tentang kebenaran pendaratan di bulan) menurut Dr Tony Philips yang mengomentari acara tersebut pada situs Science@NASA menggambarkan bahwa Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) tidak lebih dari sekedar “Produsen Film yang tolol”.
Rusia, salah satu pesaing AS bahkan membuat sejumlah situs bahkan film-film dokumenter di televisi untuk menyampaikan kebohongan besar pendaratan di bulan itu.
Hal Ini menjadi kabar buruk bagi NASA dan khususnya Amstrong yang tentu saja tidak ingin pendaratannya di bulan menjadi bahan olok-olokan.
Ada pembuktian yang lebih sederhana. Yaitu menemukan kembali bendera dan spanduk yang ditancapkan di Bulan waktu itu dengan teleskop dari bumi. Dengan harapan bendera itu masih tertancap disana.
Diterbitkan di: Juli 14, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.