LATGAB TNI
Indonesia sangat kaya akan keberagaman. Kekayaan akan keberagaman itu juga terlihat dari banyaknya pulau yang di miliki oleh Indonesia. Oleh sebab itu, Indonesia disebut sebagai suatu negara kepulauan.
Namun, banyaknya pulau-pulau yang dimilliki dan terhampar pada wilayah yang luas menimbulkan kesulitan dalam hal pertahanan dan keamanan wilyah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Satu persatu pulau-pulau milik Indonesia dikuasai oleh negara lain. Hal tersebut sangat merugikan terutama mengenai perbatasan negara yang bergeser.
Melihat hal tersebut, ternyata pihak TNI tidak tinggal diam. Baru-baru ini diadakan Latihan Gabungan (Latgab) oleh pasukan khusus dari tiga angkatan yaitu Detasemen Jaka (TNI Angkatan Laut), Detasemen Bravo (TNI Angkatan Udara), dan Detasemen 81 Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat (Kopasus).
Pada Latgab tersebut diasumsikan bahwa musuh telah menguasai Bandara internasional Hang Nadim dan Pulau Sambu, basis logistik pertamina. Sembilan buah kapal perang KRI yang terdiri dari 2 kapal berisi pasukan dan perahu karet, 2 kapal berisi peralatan tempur, 3 kapal pengawal, dan 2 kapal bantu bergerak menuju Pulau Natuna, Kab Bintan, Kepulauan Riau, untuk persiapan penyerangan musuh. Selain itu masih ada beberapa kapal lain yang mengangkut bahan bakar dan kapal selam.
Ketua Tim Penerangan Latgab TNI di Natuna, Mayor Ainur menjelaskan bahwa Latgab TNI tersebut dilakukan untuk menguji kemampuan tempur TNI dari berbagai angkatan dan untuk menguji kesiapan TNI dalam mempertahankan wilayah Indonesia dari berbagai ancaman.
Abstrak lain tentang Kompas