JANGAN PERCAYA DENGAN APA YANG ANDA PIKIRKAN,
TETAPI JADILAH SEPERTI APA YANG ANDA PIKIRKAN
LOGIKA BERJALAN
Segala sesuatu
pemikiran merupakan hasil buah karya dari apa
yang dinamakan realita. Sungguh puas
dan melegakan, apabila segala realita yang
ada di benak akal pikiran
kita bisa menghasilkan sebuah pemahaman dan
penghayatan dari apa yang dinamakan dengan buah karya itu
sendiri.
Terkadang banyak pemikiran kita yang tidak pernah
menghasilkan sebuah upaya dan usaha untuk memikirkan realita yang ada di dalam
luar pemikiran kita. Banyak hal-hal kecil yang ada di dalam luar pemikiran
kita. Banyak hal-hal kecil yang mungkin tidak pernah kita pikirkan, malahan
akan menambah pemikiran-pemikiran kecil baru yang terkadang menciptakan buah
pikir dangkal dan sering tidak irasional sekalipun.Berbicara mengenai logika, kita mungkin harus bertanya-tanya
kepada
pola pemikiran kita sendiri. Apakah itu Logika ? Sampai saat ini pun,
banyak para pemikir yang masih bertanya-tanya "Apakah Logika itu ?"
Jika kita melihat dari segi kata itu sendiri "Logika" Log artinya =
bisa
kunci ? Kata Log, jika kita mengucapkannya "Log = Lock" artinya
kunci dan "Ika" artinya satu. Berarti, Logika adalah "Satu Kunci".
Berarti Logika adalah Satu Kunci yang menghasilkan sebuah
pemahaman dari apa yang dinamakan Pola Pikir itu sendiri. Segala pemikiran yang
sifatnya abstrak sekalipun. Apabila kita masih memegang "Logika" atau
Satu Kunci, itulah pola dari Logika itu sendiri,
Apakah Pola Logika itu ? Pola adalah sebuah Bentuk, dan
Logika adalah Satu Kunci. Pola Logika merupakan hasil buah karya pemikiran itu
sendiri. Sebelum menghasilkan sebuah karya dalam berpikir, kita harus mempu
menggerakkan Pola Logika itu menjadi sebuah gerakan-gerakan dari Pola Logika
tersebut. Pola Logika dapat terbentuk apabila, terjadi adanya
pemikiran-pemikiran mengenai Logika itu sendiri. Yang dapat menghasilkan sebuah
Logika mengenai Pola Logika yang terbentuk dari pemikiran mengenai Logika itu
sendiri. Itulah yang dinamakan buah karya pemikiran. Buah Karya pemikiran itu,
yang disebut dengan Logika berjalan.
Dari sini Pola Pikir kita, mungkin baru bisa berjalan hanya
sekitar 10% dan Logika berjalan kita hanya baru terbentuk sekitar 5% dari 10%
Pola Pikir kita. Inilah yang disebut dengan berpikir secara "LOGIKA
BERJALAN".
Resensi lain tentang Kompas