REBOISASIPENANAMAN
POHON TERANCAM
SIA-SIABanyak kekeliruan dalam gerakan penanaman 10 juta pohon yang
di canangkanpemerintah, antara lain plastik penutup akar ikut di tanam
dan tinggi tanamanasal-asalan. Seperti yang di tulis dalam Kompas Jum''at, 30 November 2007.Jika tidak segera di perbaiki ribuan pohon yang suadah di tanam terancam sia-sia.Ahli tanaman dari Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut PertanianBogor (IPB), Supriyanto mengatakan " Jangan asal cepat besar dan hijau
saja tidak
cukup". Dan menurut Supriyanto penanaman pohon tidak cukup di lihat dari nilai estetikanya saja,tetapi peran maksimalnya. Pohon dengan batangmudah patah, tajuk tak proporsional, dan berumur pendek pun tidak cocokuntuk ruang publik.Hal senada juga diungkapkan biolog konservasi sekaligus KOordinator Binaan Hutan Kota Uneversitas Indonesia (UI), Tarsoen Waryono.Sebelum KecewaMenurut Supriyanto , momentum
menanam pohon saat ini perlu di ikuti pemahaman menanam yang baik demi hasil akhir. Konsekuensinyabutuh persiapan matang. Salah satunya, penyiapan bibit terbaik. Jenis pohon yang di referensikan adalah pohon yang berbatang kuat , seperti asam jawa, beringin, kelengkeng, dan cemara udang.Akasia dan angsana tidak di rekomendasikan karena batangnya mudah patahmembahayakan warga.
Resensi lain tentang Kompas