Halaman Utama Shvoong
>
Surat Kabar
>
Indonesia
>
Kompas
>
Kompas
.
>
Kompas
Summary rating: 1 stars
(1 Tinjauan)
Kunjungan : 75
Comments : 0
kata : 300
oleh :
iway
Diterbitkan di: Agustus 08, 2007
XANANA GUSMAO
Penunjukannya
Menjadi
PM Timor Leste
Memicu
Huru Hara
Senin, 6 Agustus 2007, Presiden Timor Leste Jose Ramos menunjuk Xanana Gusmao sebagai Perdana Menteri
baru
negerinya. Spontan penunjukan ini memicu aksi kekerasan lagi di Dili, ibukota Timor Leste, menjelang pelantikan Pemerintah baru pada hari Rabu, 8 Agustus 2007.
Partai Fretilin langsung menuding penunjukan tersebut sebagai
tidak
sah. Bahkan anak-anak muda turun ke jalan
untuk
membakar beberapa kantor pemerintahan, termasuk sebuah Kantor Bea Cukai dan sejumlah kantor bantuan asing. Seperti diketahui, Fretilin mendapatkan 21 kursi dalam pemilu tanggal 30 Juni 2007 lalu. Sedangkan partai yang baru tahun ini dibentuk Xanana, CNRT (Rekontruksi Timor Leste), mendapatkan 18 kursi. Jumlah ini berkembang menjadi 37 kursi kalau digabung dengan mitra koalisi CNRT.
Sekjen Fretilin, Mari Alkatiri, yang juga mantan Perdana Menteri pemerintahan masa lalu, menuduh Presiden Ramos Horta tidak menghormati harapan rakyat dari pemilu, maka pihaknya akan menentang keras.
Upaya Presiden untuk mencegah
massa
melakukan tindak kekerasan dan memberi kesempatan kepada Xanana untuk menjalankan roda pemerintahan baru, nampaknya tidak diindahkan. Ratusan pemuda menjarah pasar dan menyambit pasukan polisi dengan batu. Amuk massa bergolak bukan saja di Dili tapi terus menjalar ke kota-kota lain. Dilaporkan kekacauan terburuk di kota Baucau, di mana banyak bangunan pemerintah dibumi-hanguskan. Tidak mengherankan karena Baucau diketahui sebagai basis Fretilin. Sedangkan di kota Viqueque, massa membakar lima buah rumah milik politisi lokal yang mendukung Xanana.
Padahal Menlu Republik Indonesia, Hassan Wirayuda, sempat menyatakan menyambut baik
keputusan
Presiden Horta. Apakah kekacauan akan terus bergolak di negara baru tersebut? Akankah Xanana Gusmao memilih mengundurkan diri atau tetap menerima jabatan Perdana Menteri dan menggunakan tangan besi demi menegakkan keamanan! - iway.
Resensi lain tentang Kompas
Daftar Pustaka
Kompas
Mohon ringkasan ini dinilai :
1
2
3
4
5
Mohon ringkasan ini dinilai :
1
2
3
4
5
Terima kasih atas penilaian anda
>
Kutipan
Ramos
Untuk
Timor
Massa
Presiden
Horta
Leste
Gusmao
Menjadi
Keputusan
Menteri
Mengangkat
Xanana
Perdana
Memicu
Amuk
Fretilin
Baru
Tidak
Kota
Buat kutipan untuk ringkasan ini
Komentar
Tambahkan komentar Anda
------
Terjemahkan
Write
Cetak
Kirim
Link
Orang yang membaca ringkasan ini juga membaca:
Maaf, Jalan Anda Terganggu
Sekolah (tidak) untuk Semua
Saatnya Media Memboikot Teroris
Koteka dan Kegagalan Transformasi Struktural
Cendekiawan Jerman dalam Kebudayaan Indonesia
Sebuah Perang untuk Keterpukauan
www.downloadtrue.blogspot.com
PANGERAN KECIL
www.shvoong.com
Pendidikan untuk yang Kaya Raya
Pengguna Shvoong Terbaru
Lainnya tentang Kompas
Kompas
Kompas
Kompas
Kompas
Kompas
Kompas
Paling populer
.
.
Daftarkan diri
Tentang Shvoong
Masuk
Email
Password
Masuk
Summarize Human Knowledge
›
Bergabunglah dengan kami!
«
»
home
Buku
Teknologi & Internet
Film
Sains
Seni & Humaniora
Bisnis & Ekonomi
Hukum & Politik
Ilmu Sosial
Kedokteran & Kesehatan
Surat kabar
Tulis sekarang
Popular Subjects:
Afganistan
Albania
Algeria
Andora
Angola
selanjutnya »
Antigua dan Barbuda
Argentina
Armenia
Australia
Austria
Azerbaijan
Bahama
Bahrain
Banglades
Barbados
Belarusia
Belgia
Belize
Benin
Bhutan
Bolivia
Bosnia dan Herzegovina
Botswana
Brazil
Brunei Darussalam
Bulgaria
Burkina Faso
Burundi
Kamboja
Kamerun
Kanada
Cape Verde
Republik Afrika Tengah
Chad
Chile
Cina
Kolumbia
Komoro
Kongo
Kosta Rica
Pantai Gading
Kroasia
Kuba
Siprus
Republik Czech
Korea Selatan
Republik Kongo
Denmark
Djibouti
Dominica
Republik Dominica
Ekuador
Mesir
El Salvador
Equatorial Guinea
Eritrea
Estonia
Etiopia
Fiji
Finlandia
Perancis
Gabon
Gambia
Georgia
Jerman
Ghana
Yunani
Grenada
Guatemala
Guinea
Guinea
Guyana
Haiti
Honduras
Hongaria
Islandia
India
Indonesia
Iran
Irak
Irlandia
Israel
Italia
Jamaika
Jepang
Jordania
Kazakhstan
Kenya
Kiribati
Kuwait
Kyrgyzstan
Laos
Latvia
Lebanon
Lesotho
Liberia
Jamahiriya Arab Libya
Liechtenstein
Lithuania
Luxemburg
Makedonia
Madagaskar
Malawi
Malaysia
Maldives
Mali
Malta
Kepulauan Marshall
Mauritania
Mauritius
Mexiko
Micronesia
Monako
Mongolia
Moroko
Mozambik
Myanmar
Namibia
Nauru
Nepal
Belanda
Selandia Baru
Nikaragua
Niger
Nigeria
Norwegia
Oman
Pakistan
Palau
Panama
Papua Nugini
Paraguay
Peru
Filipina
Polandia
Portugis
Qatar
Korea Utara
Republik Moldova
Romania
Federasi Rusia
Rwanda
Saint Kitts dan Nevis
Santa Lucia
Saint Vincent dan Grenada
Samoa
San Marino
Sao Tome dan Principe
Arab Saudi
Senegal
Serbia dan Montenegro
Seychelles
Sierra Leone
Singapura
Slovakia
Kepulauan Solomon
Somalia
Afrika Selatan
Spanyol
Sri Lanka
Sudan
Suriname
Swaziland
Swedia
Swiss
Syria
Tajikistan
Thailand
Timor Leste
Togo
Tonga
Trinidad dan Tobago
Tunisia
Turkey
Turkmenistan
Tuvalu
Uganda
Ukraine
United Emirat Arab
Inggris dan Irlandia Utara
Tanzania
Amerika Serikat
Uruguay
Uzbekistan
Vanuatu
Venezuela
Viet Nam
Yemen
Zambia
Zimbabwe
.
Top Writers
Bahasa |
▼
English
Español
Português
polski
عربي
Български
简体中文
čeština
Dansk
Nederlands
English
فارسي
suomi
Français
ქართული
Deutsch
Ελληνικά
עברית
हिंदी
Magyar
Indonesia
Italiano
日本語
한국어
Melayu
Norsk
polski
Português
Română
русский
Српски
Español
Svenska
ภาษาไทย
繁體中文
Türkçe
Узбек тили
Tiếng Việt
Pembuat ringkasan
Tulis
Blog
Hubungi Kami
Kutipan
Pengiklan
Link ke kami
Persetujuan pemakai
Hubungi Kami
Peta situs
Afiliasi
Tentang Shvoong
Blog