Berdamailah Dengan Alam
Sepanjang sejarah manusia, bencana alam terjadi tak henti hentinya, secara umum bisa dikatakan
bahwa penyebabnya ada dua, yakni :
Proses perubahan alam itu sendiri.
Akibat dari ulah manusia.
Sejak jaman dahulu kala, alam telah diexploitasi secara besar besaran, dan alam juga memperoleh sampah, maka alampun memberikan reaksinya kepada manusia.
Hukum ilmu fisika menyatakan bahwa “ Aksi = Reaksi “ . Teori sebab akibat ilmu fisika menjelaskan bahwa fenomena di alam terjadi karena adanya fenomena lain, dan akan menghasilkan fenomena baru lainnya lagi. Secara singkat boleh dikatakan bahwa penyebab suatu fenomena adalah aksi, dan akibat yang terjadi adalah hasil dari aksi tersebut.
Melihat kegiatan manusia dengan sudut pandang teori fisika tersebut, bisa dikatakan bahwa semua aktifitas manusia sangat mempengaruhi alam, dan semua tindakan exploitasi manusia atas alam akan mendapat reaksi dari alam.
Alam memiliki hokum keseimbangannya sendiri. Bilamana kegiatan manusia melewati batas toleransi keseimbangannya, maka akan terjadi reaksi untuk mencapai keseimbangan baru, dan proses tersebut mungkin menimbulkan fenomena yang tak terbayangkan.
Agar eksis dan dalam upaya peningkatan taraf kehidupannya, manusiaselalu ingin menaklukkan alam, berperang degnan alam, menganggap alam sebagai musuh, padahal manusia adalah bagian dari alam itu sendiri. Sebagai bagian dari alam tapi ingin memeranginya. Ini hal yang sangat tidak masuk akal.
Seorang ahli berpendapat :” Setiap kemenangan manusia terhadap alam, pada tahap awalnya tampak memberikan hasil ayng diharapkan, tapi pada tahap ke 2 ke 3 akan memberi hasil yang sama sekali berbeda, seringkali bahkan menghapus hasil yang diperoleh pada tahap awal.”.
Dewasa ini keseimbangan alam menderita kerusakan yang sangat parah, saya pikir, manusia sebaiknya berdamai dengan alam. Pelajarilah hukum perkembangan alam, kuasailah proses perubahan alam lingkungan, dalam kegiatan ekploitasi menfaatkan sumber daya alam dengan bijak, hentikan pengrusakan besar besaran alam lingkungan agar alam tetap berada dalam keseimbangannya, dan pada gilirannya akan berkembang ke arah yang menguntungkan umat manusia.