Lowokwaru-Surya- Tak hanya udara sekitar pabrik rokok (PR) yang diupayakan Pemkot Malang untuk disterilkan dengan penanaman
pohon, tetapi makanan yang dijajakan di sekitar PR juga disehatkan. Upaya ini dilakukan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) karena diperkirakan masih banyak makanan dan minuman yang dijual di sekitar PR yang tidak higienis.
Ironisnya, makanan dan minuman itu banyak dibeli para buruh PR. Jika makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak sehat, jelas akan berpengaruh terhadap kinerja para buruh.
”Karena itu, kami menggelar pelatihan keterampilan aneka makanan olahan pada pelaku usaha kecil mikro sekitar pabrik rokok,” kata Dr Drs Ir Jarot E Sulistyono MSi, usai membuka pelatihan yang digelar di Student Center Unibraw, Selasa (6/10).
Menurut Jarot, pelatihan yang menggunakan dana cukai ini diikuti 120 peserta yang berasal dari lima kecamatan di Kota Malang. Jenis pelatihan yang diberikan terdiri olahan minuman segar dan olahan buah, makanan tradisional siap saji, makanan modern, bakso dan mi, aneka camilan basah dan kering, serta aneka gorengan. ”Dengan pelatihan ini diharapkan ekonomi masyarakat sekitar pabrikan rokok dapat terdongkrak yang muaranya pada pengentasan kemiskinan maupun pengangguran,” pungkas Jarot.ekn