TIPS
Temperatur mesin
Banyak yang beranggapan mesin motor kondisi paling panas ketika dijalanan padat
dan macet sehingga motor berjalanan tersendat-sendat,sebagian orang lagi beranggapan jalur luar kota dapat memanjakan mesin motor apabila jalan lenggan bisa menggeber mesin motor sekenceng-kencengnya,tapi suhu motor tidak melambung tinggi tapi hal diatas semuya benar??
menurut motor plus minggu pertama dibulan september ini 2009 dan sudah di adakan uji coba dan memilih jalur jl.ciliduk raya Tanggarang yang padat dan kadang dijumpai trek lurus yang lenggan sehingga bisa menggeber motorna.Dan memilih motor
skubek jenis yamaha nuvo yang di anggap paling cepet panas karena posisi mesin tertutup
ketika dalam melakukan uji coba atau tes waktu melalui jalan yang padat dan macet suhu mesin mencapai suhu 121 - 135 derajat celcius, kondisi ini dianggap aman karena dianggap tidak terlalu tinggi pembakaran dalam mesin dan juga tidak melmbung yang melambung,apabila masih bisa jalan meski tersendat-sendat, masih ada aliran udara dari dalam sehingga dapat mengurangi suhu panas mesin
Dalam posisi berhenti dijalan paling lama yaitu 3 menit atau setara dengan 180 detik suhu mesin masih berkisar antara 140 - 145 derajat celcius, kondisi berhenti dilalu lintas berhenti, mesin dipastikan langsam,pembakaran di selinder tidak terlalu gede , sehingga panas bisa terbuang ,meski dalam keadaan diam , meski tidak ada hembusan udara dari depan.
Dikondisi trek lurus 1,5 km, motor digeber segeberna sampai 130 km per jam ketika ngebut suhu mencapai 100 derajat celcius lumayan adem tapi yang berbahaya ketika sampai di lampu merah kan langsung berhenti ternyata suhu naik derastis mencapai suhu 155 derajat celcius karena terjadi pembakaran yang besar dalam selinder.jika dimungkinkan jangan berhenti mendadak,kurangi kecepatan baru berhenti pelan usahain kasih jeda.........makasih moga-moga dapat bermanfaat....