92% Masyarakat Terinfeksi CMV Semarang- sebanyak 92% masyarakat indonesia
terinfeksi penyakit Cytomegalovirus (CMV), yang merupakan penyakit infeksi virus DNA, tergolong dalam genus virus herpes. Infeksi CMV dijumpai hampir diseluruh penduduk dunia. penyakit ini dapat muncul kapan saja dan tidak dipengaruhi musim. dinegara berkembang, prevelansinya tergolong tinggi dan menyerang kelompok usia muda.
sumber infeksi ini adalah air kencing, air liur, ASI, udara air mata, darah pasien, serta sekret servikal dan vagina. gejala penyakit ini hampir sama dengan influenza, yakni demam, sakit kepala, kelelahan, mialgia, dan rasa sakit ditenggorokan."Namun, karena pada umumnya manusia memiliki kekebalan tubuh yang cukup baik, maka penyakit ini jadi tidak berbahaya meski sangat mudah menular seperti lewat cium pipi, menggunakan gelas atau sendok bergantian, dan sebagainya. Penybaran CMV terbagi menjadi dua, yakni secara horisontal dan vertikal. Secara horisontal penyebaran lewat air liur, urine tranfusi darah, transplantasi jaringan dan hubungan seksual.
sedangkan secara vertikal terajadi pada iu hamil yang menularkan pada janinnya. Penyakit ini sangat berbahaya bagi ibu hamil. Sebab, dapat membuat janin lahir prematur, lahir mati, down's syndrome, retardasi mental, tuli sensorineurel, anemia hemolitik, dan lain-lain."yang sangat berbahaya adalah bila ibuhamil terserang infeksi primerCMV. infeksi primer adalah
virus CMV menginfeksi seseorang pertama kali yang bisa terjadi pada masih bayi, ank, remaja, atau saat hamil.Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan skrining darah sebelum hamil atau saat hamil untuk mengetahui status serologi ibu.