Obyek Wisata Bantimurung, terdapat di Kabupaten Maros, 50 Km dari Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Dari Makassar menuju
Bantimurung tidak menjenuhkan. Di sepanjang jalan terbentang klif atau karst (batu kapur). Pemandangan Karst konon tak kalah indahnya dengan karst di Qualin, Tiongkok.
Di Bantimurung terdapat
air terjun segar untuk permandian para pengunjung. Ada juga goa yang disebut Goa Mimpi dan Goa Batu. Udaranya alami serta terdapat kupu-kupu. Sekitar 300 jenis spesies kupu-kupu berdasarkan versi pemerintah setempat.
Obyek wisata lainnya yaitu Wisata Mattampa terletak di Kabupaten Pangkep, 51 km dari Makassar. Dikenal wisata permandian. Air kolam renang bersumber dari kaki bukit karst. Kolam renang tersedia ukuran dewasa dan anak-anak. Selain itu, tersedia kolam memancing. Di luar kolam tersedia tempat bersantai, bermain anak-anak, sarana ibadah dan galeri kerajaninan. Tarif masuk Rp.3000 untuk dewasa dan Rp.2000 untuk anak-anak.
Di Kota Pare-Pare ada obyek wisata dikenal Pantai Lumpue. Di sekitar pantai terdapat pohon-pohonan juga bukit batu. Jika sore hari pengunjung dapat menikmati matahari terbenam. Tarif masuk untuk dewasa Rp 3000 dan Rp 2000 untuk anak-anak. Jika pengunjung ingin berteduh dari sengatan matahari, terdapat balai-balai yang disewa mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 30.000. Biaya penginapan di sekitar lokasi itu berkisar Rp 25.000 hingga Rp 500.000 per malam.
Khusus Permandian Air Panas Obyek wisatanya bernama Sulilie, di Kabupaten Pinrang. Permandian alam yang berasal dari perut bumi dan dialirkan ke empat kolam renang. Suhu sumber air belerang berkisar 40 hingga 90 derajat celcius. Para pengunjung selain berenang juga memanfaatkan sumber air untuk berendam dan mengobati penyakit reumatik.
Di Kabupaten Soppeng dikenal Wisata Lejja sebagai obyek wisata pengobatan seperti di Sulilie (Kabupaten Pinrang). Di sekitar lokasi berderet pepohonan, hutan jati putih serta dikelilingi bukit disertai sungai-sungai kecil. Dari sungai-sungai kecil mengalir air panas yang berasap mengandung air belerang dengan suhu sekitar 70 derajat celsius. Air ini mengalir ke kolam renang.
Sementara untuk merasakan ketenangan, berkunjunglah ke Tanjung Palette, Kabupaten Bone. Kelebihan wisata pantai ini, karena lautnya yang biru, tenang dan udaranya sejuk. Bagi warga yang ingin menikmati ketenangan, maka inilah tempatnya. Tersedia villa bagi pengunjung.
Di Kabupaten Tana Toraja dikenal karena keberagaman adat istiadatnya. Toraja dikenal pada saat ada kegiatan upacara pemakaman, sebuah upacara adat yang mewajibkan keluarga almarhum membuat pesta sebagai simbol penghormatan terakhir. Saat upacara adat digelar, dipertontongkan berbagai kegiatan budaya, seni tari dan seni musik khas Toraja, termasuk adu kerbau. Touris memang tidak setiap saat menyaksikan saat upacara pemakaman. Meski demikian, berderet obyek wisata di berbagai tempat khususnya tempat-tempa pemakaman, misalnya pekuburan Londo pemakaman yang berada di dalam goa. Nah, di dalam goa, pengunjung melihat berbagai tengkorak manusia. Jangan takut, karena memasuki gua itu ditemani pemandu. Selain itu, terdapat pula pekuburan Lemo yaitu pekuburan alam yang merupakan pekuburan lelulur Toraja. Ada juga kuburan goa alam yang dikenal Tampang Allo, di sana juga tersusun tengkorak dan tulang-belulang manusia.
Khusus pemakaman para ningratnya di Liang Tondong. Apakah hanya di dalam goa? Tidak. Terdapat pula pemakaman pada pohon-pohon besar. Pemakaman ini dikhususnya makam bayi, bayi yang giginya belum tumbuh. Jadi pemakaman bayi-bayi itu diletakkan di rongga-rongga pohon. Berdasarkan data, jumlah kunjungan tahun 2008 kurang lebih 30.000 pengunjung.
Untuk kegiatan keagamaan terbesar di Sulsel, berkunjunglah ke Kabupaten Takalar. Bagi warga yang ingin menyaksikan perayaan termegah dan terbesar Maulid Nabi Besar Muhammad, SAW berkunjunglah ke Cikoang, 15 Km dari Kabupaten Takalar. Proses perayaan ini digelar setiap tahunnya, biasanya digelar berdasarkan kalender Islam pada 10 Sapar hingga 12 Rabiul Awal.
Dalam bahasa Makassar, perayaan ini sering disebut Maudu Lompoa (artinya Perayaan Maulid Rasulullah termegah dan terbesar di Sulawesi Selatan). Konon, perayaan ini berlangsung sejak tahun 1621 hingga kini. Saat perayaan itu ribuan warga Cikoang bahkan warga dari luar daerah dating menyaksikan perayaan itu. Berbagai jenis kegiatan digelar. Karnaval perahu, perahu-perahu nelayan dihias, terdengar gemuruh suara-suara tetabuhan genderang, lantunan zikir berkumandang, pagelaran pencak silat, lomba dayung, lomba menangkap itik di sungai.
Di Kabupaten Jeneponta ada Birta Ria Kassi yang dikenal keindahan pantainya, terdapat fasilitas kolam renang, tempat bermain dan dermaga yang menjulur ke laut. Terdapat empat buah villa sebagai tempat penginapan para pengunjung.
Sementara obyek wisata Bissapu di Kabupaten Bantaeng. Yang menarik dari wisata ini, karena air terjun jatuh dari ketinggian 80 meter. Di sekitar air terjun itu terdapat batu-batu besar dan aliran sungainya dijadikan sebagai tempat permandian.
Sementara bagi yang senang berkunjung ke pantai, kunjungilah Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba dikenal karena pantai tersebut pasirnya putih bersih. Di sekitar pantai terdapat karang-karang dan pepohonan. Pengunjung bisa memandang laut dari atas tebing karang. Debur ombaknya tenang. Selain pengunjung bisa beranang, juga bisa menikmati keindahan biota laut, dengan menyewa jasa perahu nelayan. Tarif sewa perahu Rp 15 ribu per jam. Di sana juga terdapat fasilitas villa, restoran yang terdapat di atas tebing karang sepanjang kawasan pantai tersebut.
Nah, khusus pemandangan indah di bawah laut, keunggulannya di kabupaten Selayar. Untuk berkunjung ke kabupaten itu melewati pantai obyek wisata di Bira. Jadi untuk menyeberang ke Selayar menggunakan kapal laut Feri. Keistimewaan obyek wisata itu khususnya karena keindahan taman lautnya. Keindahan inilah yang dijadikan obyek penyelaman oleh para tourist. Taman laut Takabonerate adalah kawasan karang atol seluas 220.000 hektare. Konon terluas ketiga di dunia.