Pertengkaran yang sudah menjadi kronis
Tak ada satupun masalah dalam rumah tangga yang berjalan tanpa proses. Pasti, ada gangguan kecil dalam hubungan tersebut yang mungkin tak disadari, tetapi semakin lama semakin akut, seperti kanker, perlahan-lahan menggerogoti keharmonisan rumah tangga tersebut.
Padahal, seperti penyakit pada manusia, tanda-tanda hubungan yang sakit biasanya memiliki gejala-gejala yang khas. Karenanya, sangat penting bagi pasangan suami istri untuk mengetahui dan menyadari gejala-gejala dari suatu hubungan yang mulai sakit.
Berikut empat gejala yang umumnya dialami oleh pasangan suami-istri yang mulai tak sehat:
- Jauh secara tiba-tiba
Anda dan pasangan anda tentu sering melakukan kegiatan secara bersama-sama. Tapi bila suatu ketika anda mulai menyadari bahwa kegiatan tersebut mulai jarang dilakukan bersama-sama, tampaknya anda perlu waspada. Dalam rumah tangga, kondisi ini biasanya menandakan pasangan merasa tak nyaman lagi dengan kehadiran anda
- Pertengkaran secara kronis
Pernah merasa pasangan anda hanya mencari-cari masalah, sehingga ada saja yang anda berdua ributkan setiap hari ? ada beberapa orang yang memang sengaja memancing keributan, dengan harapan pasangannya akan merasa bosan dengan pertengkaran yang selalu timbul setiap hari kemudian memutuskan untuk menyudahi saja hubungan tersebut.
Pertengkaran tersebut bisa bermula dari permasalahan yang sangat kecil, lalu dibesar-besarkan. Jika masalahnya cukup besar, pasangan tipe ini akan segera mencari-cari kesalahan anda. Pasangan yang hubungannya sehat juga sering bertengkar, tapi biasanya menemukan jalan keluar setelah pertengkaran usai.
- Bereaksi terhadap kekurangan pasangan
Di awal-awal pernikahan, segala kekurangan pasangan mungkin agak dikesampingkan lantaran masih terbuai dengan bunga-bunga asmara. Namun jika hubungan suami istri mulai suram , segala kekurangan yang ditunjukkan pasangan mungkin akan menimbulkan reaksi berupa teguran. Meski ini hanya gejala yang bisa dibilang kecil, dibaliknya tersembunyi pertanda bahwa anda atau pasangan mulai bosan dengan segala perilaku yang ditunjukkan.
- Orang ketiga
Berhati-hatilah jika dalam berbagai situasi sehari-hari pasangan anda mulai menyebutkan orang-orang lain sebagai ”referensi” tambahan, terutama sekali jika orang yang ia sebut adalah perempuan lain. Ketika anda sedang memasak sup buntut misalnya, ia lalu berkata.” Mira teman kantorku juga senang sekali membuat sup buntut”.
Jika hal ini sering terjadi dan meliputi berbagai aspek dalam kehidupan rumah tangga anda, dan terutama sekali jika si ”lakon” dalam referensinya selalu orang yang itu-itu juga, anda pantas waspada.
Secara psikologis, komentar-komentar semacam itu menunjukkan bahwa pasangan anda sedang memikirkan orang yang bersangkutan. Tanpa pikiran tentang orang tersebut , tak mungkin ia akan melontarkan komentar semacam itu. Anda juga boleh lebih waspada jika pasangan anda sama sekali tak pernah mengenalkan orang yang sering sebut-sebut kepada anda.
Abstrak lain tentang Mama Mia