Bisa Bentuk Anak KeludKEDIRI - Para
pemantau aktivitas Gunung Kelud di Pusat Vulkanologi
dan Mitigasi
Bencana Geologi (PVMBG) saat ini masih terus memelototi pergerakan
kubah lava yang posisinya semakin naik.
Hingga sore kemarin, sumbat
kawah hasil
letusan 1990 itu
sudah naik hingga 70 meter
dari dasar
kawah. Padahal, sehari sebelumnya masih 40 meter. Akibatnya,
hampir separo kawah yang mempunyai luas 300 x 400 meter itu tertutup.
Air kawah juga tertumpah melalui terowongan menuju Kali Bladak di
Blitar hingga menjadi banjir.Menurut Kasubbid Pemantauan PVMBG
Agus Budianto, fakta-fakta tersebut menunjukkan bahwa Kelud sudah
mengalami erupsi atau letusan. Hanya, tidak bersifat eksplosif
(meledak). Melainkan, hanya efusif (keluar secara perlahan).Inilah yang sebelumnya disebut sebagai fenomena baru. Sebab, belum pernah terjadi dalam sejarah letusan Kelud sebelumnya. Fenomena baru ini bisa muncul karena
pengaruh temperatur, tekanan, komposisi kimia, dan unsur magmatis di
dalamnya. Semua terangkum dalam ruang dan waktu sejak terakhir meletus
1990.Lalu, apakah sekarang aktivitas Gunung
Kelud sudah mulai turun? Agus membantahnya. "Kita terus melakukan
evaluasi. Kita masih terapkan tiga skenario kemarin," jelasnya. Pertama,
tetap terjadi letusan jika muncul tekanan kuat dari bawah kawah. Kedua,
tidak terjadi letusan karena energinya sudah habis dan diseimbangkan
melalui asap yang keluar dari dalam tubuh kawah. Ketiga, letusan efusif
itu akan berubah menjadi letusan eksplosif.
Resensi lain tentang Kubah Lava Terus Naik