Komunikasi politik bisa dilakukan oleh siapa saja, apakah dia sebagai warga negara dengan strata sosial yang rendah ataukan
oleh para penjabat publik atau partai yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.Langkah itu semakin efektif bila menggunakan media pers. dalam hal ini pers telah menjadi semacam tempat atau saluran yang cukup prima dalam berpartisiasi pada proses artikulasi atauun agregasi berbagai kepentingan politik. dari keragaman aktor politik tanpak juga peran yang cukup menonjol dari kalangan partai politk termasuk juga berbagai kelompak kepentingan dan kelompok penekan. Selain itu ditemukan pula fenomena yang menarik adanya kecenderungan spesifik beberapa surat kabar nasional dalam mengekspos.berbagi persoalan politik sesui dengan latar belakang media yang bersangkutan. Penelitian analisis surat kabar ini bisa menampilkan adanya polaritas yang cukup menonjol mengenai penggunaan ruang media untuk komunikasi politik Khususnya yang beasal dari pihak partai politik baik yang berada di lingkup kekuasaan ataupun yang bukan. dari sana juga tampak kecenderungan pemakaian ruang surat kabar prosentasenya cukup kecil berasal dari masyarakat awam. Dilain pihak, keberadaan surat kabar telah menjadi katup pengaman dalam penyampaian aspirasi politik yang disampaikan warga negara. Sehingga paling tidak akan mampu menjadi sebuah mediasi yang cukup potensial.