Film yang dibintangi Sergi Lopez, Maribel Verdu, dkk ini bercerita tentang seorang anak gadis bernama Ofelia yang konon merupakan
putrid raja dari kerajaan dongeng. Ofelia yang berada di dunia terpaksa tinggal bersama ayah tirinya berhubung ibunya akan melahirkan. Ayahnya yang merupakan seorang kapten adalah orang yang sadis dan kejam. Ofelia tidak suka
Suatu waktu ketika perjalanan ke tempat ayahnya, ia menemukan sebuah batu yang kemudian ia letakkan pada sebuah arca. Dari lubang arca itu keluar serangga yang selalu membuntuti Ofelia. Ofelia yakin bahwa serangga itu adalah peri. Hingga suatu malam. Belalang itu benar-benar menampakkan diri sebagai peri dan membawa Ofelia menyusuri labirin dekat tempat tinggal ayahnya.
Petualangan Ofelia bermula ketika ia emndapatkan 3 tugas dari seorang yang seperti ‘monster’ agar supaya ia bisa hidup abadi di kerajaannya. Tugas itu harus dirampungkan sebelum purnama.
Tugas pertama berhasil ia selesaikan dengan baik, namun tugas kedua ia melanggar sebuah peraturan untuk tidak makan apapun selama bekerja. Ia dihukum oleh si ‘monster’ dan dinyatakan tidak bisa kembali ke kerajaan.
Sementara itu Marcedez yang merupakan pembantu ayah tiri Ofelia ternyata adalah istri dan keluarga dari gerilyawan pemberontak, begitupun dokter yang merawat ibu Ofelia.
Menjelang akhir acara ternyata si ‘monster’ datang lagi dan member satu kesempatan pada ofelia untuk menjalankan tugas terakhir, yaitu mengambil adik bayinya(yang baru lahir). Tugas itu berhasil namun Ofelia tidak mau menyerahkan adiknya itu pada si monster. Akhirnya bayi itu dirampas ayah tirinya kembali dan Ofelia ditembak mati. Bayi itu kemudian diserahkan pada Marcedez dan kapten sendiri tewas ditembak mati pemberontak.
Kematian Ofelia, membawa ruhnya ke kerajaan yang sebenarnya. Di sana ia bertemu dengan ibunya yang meninggal terlebih dahulu ketika melahirkan.
Film yang menggabungkan dua dunia, antara maya dan nyata. Menegangkan dan mengharukan. Namun saying, dalam penggarapan film ini menurut saya tidak focus pada satu cerita (adanya kisah pemberontakan) yang sama sekali tidak berhubungan dengan kisah kehidupan Ofelia.